Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Barang ini Bisa Membuat AC Mobil Tidak Dingin Lagi

3 Barang ini Bisa Membuat AC Mobil Tidak Dingin Lagi
ilustrasi AC mobil (pexels.com/Karolina Grabowska www.kaboompics.com)
  • Botol plastik dan kaleng yang terpapar panas dapat mengeluarkan zat kimia; uapnya berisiko menurunkan kualitas udara serta mengganggu filter dan kompresor AC.
  • Sisa makanan yang membusuk dapat memicu bau dan bakteri masuk ke saluran ventilasi, sehingga kualitas udara kabin menurun dan AC terganggu.
  • Pakaian atau handuk basah meningkatkan kelembapan kabin, membuat AC bekerja lebih berat serta berpotensi menimbulkan kondensasi, jamur, dan bau apek.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

AC mobil merupakan komponen penting yang menjaga kenyamanan saat berkendara, apalagi ketika cuaca sedang terik. Sayangnya, banyak pemilik kendaraan yang tidak menyadari bahwa beberapa barang yang tertinggal di dalam mobil dapat mengganggu kerja AC. Padahal benda yang terlihat sepele tersebut bisa menimbulkan dampak cukup serius jika terus dibiarkan.

Karena itu, penting bagi kamu untuk mengetahui benda-benda apa saja yang sering ditinggalkan di mobil. Beberapa di antaranya ternyata dapat memengaruhi kinerja sistem pendingin. Berikut barang yang bisa membuat AC mobil tidak dingin lagi.

  1. 1. Botol plastik

    ilustrasi botol plastik
    ilustrasi botol plastik (unsplash.com/Steve A Johnson)

    Salah satu barang yang kerap tertinggal di dalam mobil adalah botol plastik dan kaleng minuman. Selain membuat kabin terlihat tidak rapi, benda ini juga berpotensi merusak sistem AC. Apabila dibiarkan terlalu lama di dalam mobil, terutama saat terkena panas matahari langsung, botol dapat mengeluarkan zat kimia.

    Uap dari zat kimia tersebut bisa terbawa ke dalam sistem pendingin dan menurunkan kualitas udara di kabin. Dalam jangka panjang, kandungan tersebut berisiko merusak filter AC serta mengganggu kinerja kompresor. Oleh karena itu, sebaiknya kamu tidak membiarkan botol dan kaleng berserakan di dalam mobil.

  2. 2. Sisa makanan

    ilustrasi minum dan makan di dalam mobil
    ilustrasi minum dan makan di dalam mobil (pexels.com/RDNE Stock project)

    Sisa makanan yang dibiarkan di dalam mobil dapat menimbulkan bau tidak sedap. Lebih dari itu, kondisi ini juga berpotensi mengganggu kinerja AC. Jika makanan tersebut mulai membusuk, bakteri yang muncul bisa masuk ke saluran ventilasi.

    Penyebaran bakteri ke dalam sistem AC akan menurunkan kualitas udara yang dihembuskan. Akibatnya, udara di dalam kabin menjadi tidak sehat dan tidak nyaman untuk dihirup. Karena itu, sebaiknya kamu segera membuang sisa makanan agar AC mobil tetap bekerja dengan baik.

  3. 3. Pakaian basah atau handuk

    ilustrasi handuk
    ilustrasi handuk (unsplash.com/Rinku Shemar)

    Pakaian basah dan handuk yang sering tertinggal di mobil setelah dari pantai atau berolahraga dapat mengganggu sistem AC. Kelembapan dari kain yang belum kering akan meningkatkan kadar air di dalam kabin. Akibatnya, sistem pendingin harus bekerja lebih berat untuk menjaga suhu tetap stabil.

    Kondisi lembap yang terus-menerus juga berpotensi menimbulkan kondensasi berlebih pada komponen AC. Jika dibiarkan, hal ini bisa memicu pertumbuhan jamur dan bau apek di dalam mobil. Oleh karena itu, sebaiknya kamu segera mengeringkan atau mengeluarkan pakaian basah dari kendaraan setelah digunakan.

    Botol plastik, sisa makanan, dan pakaian basah bisa merusak AC mobil jika dibiarkan di kabin. Benda-benda itu menyebabkan bau, kelembapan, dan kerusakan pada filter serta kompresor. Jadi, jaga kebersihan mobil agar AC tetap awet dan bekerja optimal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team

Related Articles

See More