- Gunakan teknik pengereman yang baik
Pegang Rem Dua Jari atau Empat Jari? Begini Anjurannya

Pengereman motor bisa dilakukan dengan dua atau empat jari, tergantung jenis rem dan kemampuan pengendara.
Rem belakang disarankan memakai dua jari agar presisi, sedangkan rem depan empat jari untuk mencegah tangan menekan gas secara tidak sengaja.
Untuk hasil maksimal, pengendara perlu mengombinasikan rem depan-belakang, hindari pengereman mendadak atau di tikungan, serta rutin merawat kondisi rem.
Pengereman motor sangat mengandalkan kekuatan tangan, khususnya jari. Jika jari lemah, pengereman kurang maksimal dan motor tak akan bisa berhenti.
Menariknya, tiap orang punya kebiasaan menggenggam rem yang berbeda. Ada yang pakai empat jari untuk genggaman maksimal. Di sisi lain, ada juga yang menggunakan dua jari. Pegang rem dua jari atau empat jari punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing, baik soal grip hingga kekuatan menekan rem.
Bagaimana rinciannya dan lebih baik pakai yang mana? Temukan jawabannya di bawah ini, yuk!
1. Pegang rem dua jari atau empat jari?
Secara umum, pengereman dengan dua atau empat jari bisa diaplikasikan sesuai beberapa hal, seperti rem yang digunakan dan kemampuan pengendara itu sendiri. Aiptu Bambang Margono, Pelatih Safety Riding & Safety Driving, Ditlantas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa pengereman rem belakang bisa menggunakan dua jari. Sementara itu, pengereman rem depan bisa pakai empat jari.
Pengereman rem belakang disarankan menggunakan dua jari agar tenaga yang dihasilkan tak terlalu besar dan rem lebih presisi. Hal tersebut selaras dengan pernyataan Jusri Pulubuhu, Pendiri dan Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC). Rem depan agak berbeda karena harus menggunakan empat jari. Hal tersebut dilakukan demi mencegah tangan tiba-tiba menekan gas. Walau pakai empat jari, tapi tenaganya hanya disalurkan ke jari tengah dan kelingking saja.
Laman Team Arizona juga menambahkan bahwa pengereman dengan dua jari punya beberapa kelebihan, seperti rem jadi lebih dinamis dan kamu bisa mengaplikasikan berbagai teknik agar motor mampu berhenti dengan sempurna. Meski begitu, pengendara pemula juga harus menguasai teknik pengereman dengan empat jari. Setelah menguasainya, barulah pengendara pemula bisa mencoba pengereman dua jari.
2. Cara memaksimalkan pengereman motor

Kondisi jalanan, motor, dan pengemudi sangat bervariasi. Karena itu, pengereman motor tak hanya dipengaruhi oleh berapa banyak jari yang digunakan. Untuk memaksimalkan pengereman motor, kamu harus memperhatikan beberapa faktor berikut.
Sebagai pengendara kamu harus menggunakan teknik pengereman yang baik. Contohnya, kamu harus mengerem secara perlahan. Selain itu, kamu harus memperhatikan jarak pengereman agar motor bisa berhenti dengan sempurna.
- Jangan hanya mengandalkan rem belakang
Salah satu kesalahan saat mengerem adalah terlalu mengandalkan rem belakang. Padahal, rem depan juga bisa membantu, lho. Saat melakukan pengereman, kamu bisa mengombinasikan rem depan dan belakang agar motor bisa berhenti dengan cepat dan halus.
- Hindari melakukan pengereman mendadak
Pengeraman mendadak bikin motor tak stabil dan akhirnya bisa jatuh. Salah satu sebabnya adalah ban yang tergelincir dan pengendara yang tidak bisa mengendalikan kemudi. Hal tersebut khususnya sering terjadi pada rem depan.
- Hindari melakukan pengereman di tikungan
Penggunaan rem di tikungan sebaiknya dikurangi karena bisa merusak keseimbangan motor. Daripada mengerem, kamu lebih disarankan untuk menurunkan kecepatan secara bertahap.
- Sesuaikan kecepatan motor
Pengereman bukan satu-satunya hal yang bisa menghentikan motor. Agar bisa berhenti secara optimal kamu juga harus menyesuaikan kecepatan motor. Contohnya, kurangi gas ketika motor hendak berhenti, saat akan memasuki tikungan, atau dalam keadaan macet.
- Selalu jaga kondisi rem
Sama seperti komponen lain, rem juga bisa rusak atau aus. Salah satunya contohnya adalah kampas yang menipis. Agar pengereman selalu optimal, maka kamu harus menjaga dan melakukan servis rem secara rutin.
Itulah penjelasan terkait kelebihan dan kekurangan pegang rem dua jari atau empat jari. Semoga penjelasan tersebut bisa memberikan pencerahan buat kamu yang masih bingung soal teknik pengereman motor.
FAQ seputar pegang rem dua jari atau empat jari
| Pegang rem dua jari atau empat jari? | Secara umum, pegang rem dengan dua jari lebih diuatamakan dan disarankan. Meski begitu, kamu harus mempelajari teknik pengereman empat jari karena hal tersebut bisa berguna di beberapa situasi. |
| Apakah pengereman dua jari bisa diaplikasikan ke semua jenis motor? | Iya, pengereman dua jari bisa diaplikasikan ke semua jenis motor, entah itu matic, sport, hingga bebek. |
| Apa yang terjadi jika melakukan pengereman motor dengan teknik yang salah? | Jika pengereman dilakukan dengan teknik yang salah maka motor bisa tergenlincir, tidak stabil, jatuh, menabrak, dan akhirnya terjadi kecelakaan. |



















