Rawan Terjadi Kecelakaan, Berikut 4 Tips Bersepeda di Turunan Curam

Jakarta, IDN Times - Banyak goweser yang menghindari tanjakan. Sebab gowes di tanjakan itu butuh tenaga ekstra. Bagi banyak goweser, tanjakan sering kali membuat nafas tersengal, dengkul goyah, hingga mata berkunang-kunang. Ini semua bisa terjadi karena goweser tersebut memaksakan diri.
Yup, tanjakan memang momok. Tapi turunan pun gak kalah mengerikan, terutama turunan yang cukup curam. Bahkan turunan bisa memicu kecelakaan fatal. Karena itu harus sangat berhati-hati saat melibas turunan. Nah, berikut empat tips menghadapi turunan.
1. Hadapi turunan dengan tenang

Tenang adalah tips paling ampuh saat menghadapi turunan. Pikiran yang kacau atau panik akan membuat badan kaku, alhasil mengacaukan segalanya.
Jika perlu, menepi sebentar, tarik nafas agar pikiran dan badan lebih tenang. Cara sederhana untuk melatih ketenangan ini adalah berlatih di jalan turunan yang sudah kamu kenal atau sering kamu lewati.
2. Posisikan tubuh sedikit menunduk

Posisi menunduk pada saat turunan punya dua keuntungan loh. Pertama, posisi menunduk dapat meningkatkan aerodinamika, mengurangi hambatan angin yang menerpa muka sehingga dapat meningkatkan kecepatan pada saat menurun.
Yang kedua adalah, posisi menunduk, membuat titik berat pada sepeda lebih rendah. Alhasil menghasilkan support yang lebih kuat dan lebar.
3. Selalu melihat jalan di depan

Menunduk bukan berarti tidak melihat ke depan jalan. Sebaiknya posisikan tubuh di mana masih bisa melihat ke arah jalan, supaya bisa mengantisipasi jika ada kerusakan jalan dan sebagainya.
Percaya gak percaya, ketika fokus pada jalan, badan secara alami akan bergerak untuk mengikuti arah jalan loh. Pada saat menikung, jangan lihat ke ujung jalan, tapi ikuti tikungannya. Hal ini sama seperti daun yang terikut ke mana angin berembus.
4. Perhatikan posisi kaki saat turunan yang menikung

Ini termasuk skill yang perlu dilatih agar terbiasa. Ketika berada di tikungan, posisikan kaki terluar lurus dan gunakan berat badan untuk membantu mengayuh pedal.
Aturannya simpel, jika belok ke kiri, kaki kanan yang lurus. Jika belok ke kanan, kaki kiri yang lurus. Skill ini akan membantu menjaga keseimbangan pada tikungan tajam sekalipun.


















