Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
TOP 1 dan Wahana Honda Perkuat Edukasi Safety Riding Lintas Komunitas
Praktik mengasah keterampilan riding (Dok. Istimewa)

Jakarta, IDN Times – TOP 1 Indonesia bersama Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS) menggelar pelatihan keselamatan berkendara melalui program TOP 1 Roda Merdeka. Kegiatan tersebut berlangsung di Safety Riding Center Wahana, Jatake, Tangerang, Minggu (23/8/2026).

Pelatihan yang digelar dalam rangka momentum bulan kemerdekaan itu diikuti 30 peserta dari komunitas sepeda motor dan perwakilan mitra korporasi, termasuk Citilink dan Kreditplus.

Peserta mendapatkan pembekalan teori sekaligus praktik keselamatan berkendara yang dipandu instruktur Safety Riding Wahana Honda.

1. Pengendara dibekali kemampuan mengenali potensi bahaya

TOP 1 berkolaborasi dengan Wahana Honda (Dok. Istimewa)

Materi pelatihan tidak hanya diarahkan pada keterampilan teknis mengoperasikan sepeda motor. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai hazard anticipation atau kemampuan mengenali sekaligus mengantisipasi potensi bahaya saat berkendara.

Kemampuan tersebut dinilai penting karena kondisi lalu lintas dapat berubah dengan cepat. Pengendara dituntut mampu membaca situasi di sekitar, mengambil keputusan secara tepat, serta menjaga pengendalian diri ketika menghadapi kondisi berisiko.

“Melalui pelatihan seperti ini, kami ingin peserta tidak hanya semakin terampil, tetapi juga memiliki pola pikir berkendara yang lebih aman dan bertanggung jawab,” ujar Head of Safety Riding Promotion Wahana Honda, Agus Sani, Senin (7/9/2026).

2. Teknik dasar berkendara dipraktikkan langsung

Komunitas didorong jadi agen keselamatan (Dok. Istimewa)

Selain materi teori, peserta mengikuti sejumlah praktik untuk mengasah keterampilan dasar keselamatan berkendara. Materi yang diberikan antara lain teknik pengereman atau braking, latihan keseimbangan melalui narrow plank, serta pengendalian dan manuver menggunakan slalom course.

Praktik tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengendalikan sepeda motor pada berbagai situasi. Dengan latihan langsung, peserta dapat memahami penerapan teknik berkendara aman secara lebih konkret.

Pelatihan juga menekankan bahwa keterampilan teknis harus berjalan beriringan dengan kesadaran untuk berkendara secara tertib dan bertanggung jawab.

3. Komunitas dan korporasi didorong menjadi agen keselamatan

Pelatihan keselamatan digelar untuk komunitas (Dok. Istimewa)

TOP 1 dan Wahana Honda turut melibatkan komunitas sepeda motor serta mitra korporasi dalam kegiatan tersebut. Pelibatan lintas kelompok diharapkan membuat edukasi keselamatan tidak berhenti pada peserta yang mengikuti pelatihan.

“Melalui TOP 1 Roda Merdeka, kami melibatkan komunitas dan mitra lintas sektor seperti Citilink dan Kreditplus agar lahir agen-agen perubahan yang mampu menularkan budaya tertib berkendara di lingkungan masing-masing,” ujar Head of Marketing TOP 1 Indonesia, Carlo Lukman.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas edukasi keselamatan berkendara sekaligus mendorong terbentuknya budaya berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab di berbagai lapisan masyarakat.

Curated For You

Editorial Team

Related Article