Wajib Tahu, Usia Kabel Sepeda Motor Ternyata Cuma 7 Tahun

Jakarta, IDN Times - Sepeda motor memang memiliki rangkaian kabel-kabel yang terpasang sebagai bagian dari sistem kelistrikan. Sistem kelistrikan sepeda motor memiliki fungsi yang gak kalah pentingnya dari fungsi mesin.
Di antaranya berfungsi untuk sistem penerangan, pengapian di ruang bakar, membunyikan klakson, hingga pengisian daya aki.
Maka itu, sistem kelistrikan sepeda motor sesekali harus dicek kondisinya, terutama bagi motor-motor yang sudah berumur.
1. Batas usia pemakaian kabel

Mengutip laman resmi Wahana Honda, sistem kelistrikan pada sepeda motor membutuhkan perangkat kabel agar bekerja.
Rangkaian kabel pada sepeda motor biasanya dapat diidentifikasi kegunaannya melalui warna. Misalnya, kabel berwarna oranye berhubungan untuk lampu sein, sementara kabel berwarna biru untuk lampu utama.
Dan masa pakai kabel di sepeda motor sekitar tujuh tahunan, tergantung kepada kualitas kabel yang digunakan.
2. Cara cek kondisi kabel

Nah, untuk mengetahui kondisi kabel sudah sampai batas masa pakainya atau belum, bisa dicek dengan cara yang mudah.
Pertama, kupas satu kabel dan perhatikan serabutnya. Jika serabut kabel belum gosong atau getas, artinya kabel masih bagus.
Tetapi jika kondisi serabut kabel sudah hangus atau getas, tidak bisa lagi mengalirkan arus secara maksimal.
3. Cek soket

Lalu untuk kabel body, bagi motor yang sudah berusia di atas lima tahun biasanya mulai muncul beberapa masalah di soket-soket kabel body.
Kabel kelistrikan membutuhkan soket untuk menyambung kabel, tujuannya agar mudah dilepas-pasang saat dibutuhkan. Kondisi soket yang sambungannya sudah kendur, akan menyebabkan antar kabel menempel sehingga muncul korsleting.
Kalau dibiarkan, lama-lama soketnya nanti akan gosong. Maka dari itu, disarankan untuk melakukan pengecekkan kabel-kabel dan soket secara menyeluruh. Agar lebih aman dan nyaman, lakukan pengecekkan ini di bengkel spesialis atau bengkel resmi, ya!


















