Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Ciri Emas yang Sudah Banyak Campuran, Tidak Murni Lagi!

4 Ciri Emas yang Sudah Banyak Campuran, Tidak Murni Lagi!
ilustrasi cincin emas (pexels.com/Kenneth Surillo)
Intinya sih...
  • Warna emas tidak terlalu kuning pekat, bisa terlihat pucat atau kemerahan karena campuran logam lain seperti perak atau tembaga.
  • Emas tidak murni biasanya memiliki cap kadar di bawah 24 karat, menunjukkan persentase emas murni yang terkandung dalam produk tersebut.
  • Emas campuran memiliki tekstur lebih keras dan tahan gores, serta dijual dengan harga relatif lebih rendah dibandingkan dengan emas murni.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Emas kerap dijadikan sebagai logam mulia yang memiliki nilai tinggi dan relatif stabil, sehingga kerap dijadikan pilihan untuk investasi. Namun, tidak semua emas di pasaran ternyata memiliki tingkat kemurnian yang tinggi karena sebagian lainnya sudah dicampur dengan logam tambahan.

Emas yang memiliki banyak campuran, umumnya dibuat untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan, khususnya pada perhiasan yang kerap digunakan sehari-hari. Oleh sebab itu, simak beberapa ciri emas yang sudah banyak campuran, sehingga tidak murni lagi.

Table of Content

1. Warna tidak terlalu kuning pekat

1. Warna tidak terlalu kuning pekat

4 Ciri Emas yang Sudah Banyak Campuran, Tidak Murni Lagi!
ilustrasi cincin emas (pexels.com/The Glorious Studio)

Salah satu ciri emas yang sudah banyak campuran adalah warnanya yang tidak terlalu kuning pekat seperti halnya emas murni. Campuran logam lain seperti perak atau tembaga ternyata bisa membuat warna emas terlihat lebih pucat atau bahkan cenderung terlihat kemerahan.

Perubahan warna bisa terjadi karena komposisi emas murni di dalamnya relatif rendah jika dibanding emas 24 karat. Semakin banyak campuran dari logam lain, biasanya akan semakin berbeda pula karakter visual yang terlihat di bagian permukaannya.

2. Memiliki cap kadar di bawah 24 karat

4 Ciri Emas yang Sudah Banyak Campuran, Tidak Murni Lagi!
ilustrasi cincin emas (pexels.com/Kunal Lakhotia)

Emas yang tidak murni biasanya akan memiliki cap kadar seperti 22K, 18K, atau bahkan 14K. Angka tersebut menunjukkan persentase emas murni yang terkandung dalam produk tersebut, sehingga hal ini bisa dikenali oleh pembeli.

Sebagai contoh, emas 18 karat hanya sekitar 75 persen kandungannya adalah emas murni, sementara sisanya merupakan logam campuran lainnya. Cap ini sebetulnya menjadi petunjuk penting untuk menilai tingkat kemurnian dari emas, sehingga tidak akan bingung lagi.

3. Tekstur lebih keras dan tahan gores

4 Ciri Emas yang Sudah Banyak Campuran, Tidak Murni Lagi!
ilustrasi emas perhiasan (unsplash.com/Sandy Millar)

Emas yang telah dicampur dengan logam lain biasanya akan memiliki tekstur yang jauh lebih keras jika dibandingkan dengan emas murni. Campuran yang ada memang sengaja ditambahkan untuk bisa meningkatkan daya tahan agar emas tersebut tidak sampai mengalami adanya perubahan bentuk.

Dikarenakan sifatnya yang lebih kuat, wajar apabila emas campuran akan lebih tahan terhadap risiko goresan ringan. Inilah yang menjadi alasan mengapa banyak perhiasan kerap menggunakan emas dengan kadar di bawah 24 karat sebagai pilihannya.

4. Harga relatif lebih rendah

4 Ciri Emas yang Sudah Banyak Campuran, Tidak Murni Lagi!
ilustrasi emas (pexels.com/Migs Reyes)

Emas yang memiliki banyak campuran pada umumnya dijual dengan harga yang jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan harga emas murni. Harga tersebut mencerminkan kadar emas yang terkandung di dalamnya, sehingga wajar apabila harganya berada di bawah harga emas murni.

Perbedaan harga seolah menjadi petunjuk penting ketika membandingkan produk yang ada di pasaran. Jika kamu menemukan emas yang harganya terlalu jauh di bawah standar emas murni, kemungkinan besar kadar emasnya cenderung lebih rendah.

Mengetahui ciri emas yang sudah banyak campuran merupakan langkah penting sebelum melakukan pembelian. Sebetulnya dengan memperhatikan beberapa hal di atas, kamu bisa menilai kualitas emas secara lebih akurat. Kamu bisa memilih emas sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More

5 Cara Mengenali Emas Palsu di Marketplace, Jangan Asal Check Out!

14 Feb 2026, 00:30 WIBBusiness