Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

63.789 Orang Kena PHK sejak Januari-September 2026

2 min read
63.789 Orang Kena PHK sejak Januari-September 2026
ilustrasi PHK (pexels.com/Khwanchai Phanthong)
  • Kemnaker mencatat 63.789 pekerja terkena PHK sepanjang Januari-September 2026 berdasarkan laporan pada sistem Jaminan Kehilangan Pekerjaan.

  • Jawa Barat menjadi provinsi dengan PHK terbanyak, mencapai 13.044 pekerja atau sekitar 20,45 persen dari total nasional hingga September.

  • Total PHK meningkat dari 53.490 orang hingga Agustus, namun Kemnaker menyatakan data enam bulan terakhir masih dinamis karena klaim dapat diajukan sampai enam bulan setelah PHK.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kementeran Tenaga Kerja (Kemnaker) merilis jumlah tenaga kerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang sembilan bulan tahun ini. Jumlah tenaga kerja yang kena PHK sejak Januari hingga September 2026 tercatat sebanyak 63.789 orang.

Dikutip dari Satudata Kemnaker, jumlah tenaga kerja yang terkena PHK tersebut berdasarkan laporan pada sistem Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

  1. 1. Jawa Barat masih jadi provinsi dengan PHK terbanyak

    PHK
    ilustrasi PHK (pexels.com/ANTONI SHKRABA production)

    Adapun tenaga kerja terkena PHK paling banyak menurut provinsi domisili pada periode ini terdapat di Provinsi Jawa Barat. Jumlah tenaga kerja yang ter-PHK di provinsi paling barat Pulau Jawa itu sekitar 20,45 persen dari total jumlah pekerja ter-PHK pada periode sembilan bulan 2026.

    Total jumlah tenaga kerja ter-PHK di Jawa Barat hingga September mencapai 13.044 orang.

  2. 2. Data masih bisa berubah

    Karyawan terkena PHK.
    ilustrasi PHK (pixabay.com/Mohamed_hassan)

    Kendati demikian, Kementerian Tenaga Kerja mengingatkan bahwa tenaga kerja yang ter-PHK masih dapat mengajukan klaim hingga batas waktu 6 bulan sejak tanggal PHK, sehingga data dalam 6 bulan terakhir masih bersifat dinamis dan dapat terus mengalami pembaruan.

    "Oleh karena itu, angka antar periode publikasi tidak dapat dibandingkan secara langsung," tulis Kemnaker.

    Karena itu, Untuk melihat perkembangan data yang paling akurat, Kemnaker menyarankan untuk merujuk pada rilis publikasi terakhir yang telah menyajikan pembaruan data secara rinci setiap bulannya.

  3. 3. Jumlah tenaga kerja ter-PHK bertambah dibanding Agustus

    63.789 Orang Kena PHK sejak Januari-September 2026
    ilustrasi PHK (IDN Times/Aditya Pratama)

    Jumlah tenaga kerja ter-PHK bertambah dibanding Agustus 2026. Pada periode delapan bulan atau hingga Agustus lalu, jumlah tenaga kerja yang kena PHK sebanyak 53.490 orang.

    Jumlah tenaga kerja yang terkena PHK paling banyak berdomisili di Jawa Barat. Jumlahnya mencapai 10.880 orang atau 20,34 persen dari total PHK pada periode tersebut.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More