Jakarta, IDN Times – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan potensi masuknya investasi data center senilai 15 miliar dolar AS hingga 20 miliar dolar AS atau sekitar Rp270 triliun-Rp360 triliun ke Indonesia (kurs Rp18.000 per dolar AS).
ia mengatakan Investasi tersebut berasal dari sejumlah investor yang berencana membangun pusat data dengan total kapasitas mencapai 1,3 gigawatt (GW).
"Yang sudah itu 580 MW, itu mungkin setara 1 juta dolar AS per MW. Nah kemudian kalau tambahan lagi sekitar 1,3 GW, ya ini yang sekarang di Batam itu juga investasinya sekitar 15-20 miliar dolar AS yang sudah on the pipeline," kata Airlangga di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2026).
