Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Airlangga Sambut Dradjad Wibowo sebagai Wamenko Perekonomian

1 min read
Airlangga Sambut Dradjad Wibowo sebagai Wamenko Perekonomian
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (IDN Times/Triyan).
  • Presiden Prabowo Subianto melantik ekonom Dradjad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di Istana Negara, Jakarta, pada 1 Oktober 2026.

  • Airlangga Hartarto menyambut penunjukan tersebut dan menilai kehadiran wamenko melengkapi struktur Kemenko Perekonomian, menyusul kementerian koordinator lain yang telah memiliki posisi serupa.

  • Airlangga belum merinci arahan khusus Presiden, sementara Dradjad dikenal aktif mengkaji kebijakan ekonomi nasional dan pernah menjadi Direktur INDEF.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyambut baik penunjukan Dradjad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Perekonomian.

Dradjad resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wamenko Perekonomian di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Penunjukan ini menjadi yang pertama bagi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang kini memiliki wakil menteri.

"Alhamdulillah," kata Airlangga saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Airlangga menyebut, keberadaan wamenko membuat struktur Kementerian Koordinator semakin lengkap. Menurutnya, Kementerian Koordinator lainnya juga telah memiliki wakil menteri.

"Kementerian (Koordinator) lain sudah ada Wamenko," ujarnya.

Saat ditanya mengenai arahan khusus Presiden Prabowo terkait penunjukan Dradjad, Airlangga belum memberikan penjelasan secara spesifik. Namun, ia menyebut Presiden Prabowo juga telah membentuk Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Energi yang dipimpin Bahlil Lahadalia.

"Ada Menko lagi, Menko Energi dan Hilirisasi," ujar Airlangga.

Adapun Dradjad dikenal sebagai ekonom yang aktif dalam kajian dan pembahasan kebijakan ekonomi nasional. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF).

    Share Article
    Editorial Team

    Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

    Related Articles

    See More