Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Danantara Mau Dirikan Leasing Pesawat demi Garuda Indonesia
Pesawat Garuda Indonesia. (dok. Garuda Indonesia)
  • Danantara Indonesia tengah mengkaji pendirian perusahaan leasing pesawat melalui Danantara Investment Management untuk mendukung pembiayaan armada baru Garuda Indonesia senilai awal sekitar 800 juta dolar AS.
  • Proyek Mandiri Aviation Leasing Fund digarap bersama SMBC Aviation Capital dan Mandiri Investment Management, dengan perjanjian kerja sama yang diteken di Tokyo pada 1 April 2026.
  • Dony Oskaria menegaskan kajian masih berlangsung secara hati-hati dan platform leasing nantinya juga terbuka bagi maskapai lain, bukan hanya Garuda Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Proses kajian pendirian perusahaan pembiayaan (leasing) pesawat di bawah Danantara Indonesia masih berlangsung. Wacana itu masih tahap penjajakan oleh Danantara melalui Danantara Investment Management (DIM), yang menggandeng SMBC Aviation Capital dan Mandiri Investment Management. Tujuan akhirnya adalah pengembangan Mandiri Aviation Leasing Fund, platform investasi aviation leasing pertama Indonesia, yang akan memiliki nilai portfolio awal sekitar 800 juta dolar Amerika Serikat (AS).

Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria mengatakan, wacana itu dikaji untuk memberikan opsi terbaik pada Garuda Indonesia dalam melakukan pengadaan armada pesawat baru.

Leasing itu adalah financing-nya. Jadi yang beli Garuda, tapi pembiayaannya dilakukan oleh leasing company. Ini juga bermanfaat, nanti banyak manfaatnya. Terutama sekali untuk sektor keuangannya, untuk keuangannya Garuda. Dengan pola leasing seperti ini akan jauh lebih baik buat Garuda Indonesia,” kata Dony di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

1. Danantara tetap berhati-hati

Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Dony mengatakan, kajian masih dilakukan oleh DIM, yang dipimpin Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir. Dony memastikan, Danantara akan melakukan kajian secara hati-hati. Dia mengatakan, hingga saat ini masih belum ada yang diputuskan secara final.

“Kan masih dikaji, jangan nanti ditulis sudah pasti. Ini lagi dikaji oleh teman-teman, timnya Pak Pandu. Nanti kalau ketemu Pak Pandu silahkan ditanya,” ujar Dony.

2. Terbuka untuk maskapai lain

ilustrasi rupiah (unsplash.com/Mufid Majnun)

Dony mengatakan, jika platform tersebut akan didirikan, maka perannya akan berjalan seperti perusahaan leasing pesawat pada umumnya. Artinya, layanannya bisa digunakan untuk pembiayaan pengadaan pesawat maskapai lain.

“Kalau itu menjadi perusahaan leasing, tentu dia berjalan sebagaimana perusahaan leasing,” kata Dony.

3. Diteken dengan SMBC pada 1 April 2026 lalu

Danantara Investment Management, Mandiri Investment Management, dan SMBC Aviation Capital meneken kerja sama rencana peluncuran Mandiri Aviation Leasing Fund, di Tokyo, Jepang, (1/4/2026). (dok. Danantara)

Pengembangan Mandiri Aviation Leasing Fund itu telah diteken dalam perjanjian kerja sama dengan SMBC Aviation Capital di Tokyo, Jepang, pada 1 April 2026 lalu. Mandiri Aviation Leasing Fund dirancang sebagai platform investasi berstandar institutional-grade (memenuhi kriteria dan standar investasi pemodal besar) dan scalable untuk memberikan akses kepada investor untuk berinvestasi di aset aviasi global.

Mandiri Aviation Leasing Fund akan dikelola bersama oleh Mandiri Investment Management dan SMBC Aviation Capital berdasarkan perjanjian kerja sama yang menggabungkan kapabilitas Mandiri Investment Management dalam merancang struktur platform investasi dana dengan keahlian operasional mendalam SMBC Aviation Capital dalam industri aviation leasing.

Sebagai bagian dari kemitraan ini, SMBC Aviation Capital akan menyediakan layanan operasional dan pengelolaan aircraft leasing kepada Mandiri Aviation Leasing Fund, sekaligus membangun kapabilitas jangka panjang dalam bisnis aviation leasing di Indonesia.

Dalam jangka panjang, keberhasilan platform itu diharapkan dapat mendukung ekspansi Danantara Investment Management ke kelas aset global terkait.

Editorial Team

Related Article