Jakarta, IDN Times - Proses kajian pendirian perusahaan pembiayaan (leasing) pesawat di bawah Danantara Indonesia masih berlangsung. Wacana itu masih tahap penjajakan oleh Danantara melalui Danantara Investment Management (DIM), yang menggandeng SMBC Aviation Capital dan Mandiri Investment Management. Tujuan akhirnya adalah pengembangan Mandiri Aviation Leasing Fund, platform investasi aviation leasing pertama Indonesia, yang akan memiliki nilai portfolio awal sekitar 800 juta dolar Amerika Serikat (AS).
Kepala Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria mengatakan, wacana itu dikaji untuk memberikan opsi terbaik pada Garuda Indonesia dalam melakukan pengadaan armada pesawat baru.
“Leasing itu adalah financing-nya. Jadi yang beli Garuda, tapi pembiayaannya dilakukan oleh leasing company. Ini juga bermanfaat, nanti banyak manfaatnya. Terutama sekali untuk sektor keuangannya, untuk keuangannya Garuda. Dengan pola leasing seperti ini akan jauh lebih baik buat Garuda Indonesia,” kata Dony di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (10/6/2026).
