Pernah sadar kalau area dekat meja kasir supermarket hampir selalu dipenuhi permen, cokelat, atau camilan berukuran kecil? Penempatan tersebut bukan sekadar karena rak lain sudah penuh, melainkan bagian dari strategi penjualan yang memanfaatkan perilaku konsumen ketika menunggu giliran membayar. Barang yang awalnya gak masuk daftar belanja pun akhirnya terasa menarik untuk ikut masuk keranjang.
Strategi tersebut terlihat sederhana, tetapi cukup efektif karena konsumen berada pada tahap terakhir dari perjalanan belanja. Setelah berkeliling mencari berbagai kebutuhan, perhatian terhadap anggaran dan daftar belanja bisa mulai berkurang sehingga keputusan spontan lebih mudah muncul. Nah, supaya gak terus penasaran setiap kali melihat deretan cokelat di depan kasir, yuk pahami alasan supermarket memilih lokasi tersebut.
