Siapa Pemilik Supermarket Gelael? Ini Sosok dan Sejarah Bisnisnya

- Dick Gelael bersama Elisabeth Gelael merintis usaha pada 1957 di Jakarta, dari toko sederhana dan layanan pengantaran pesanan hingga berkembang menjadi supermarket modern.
- Keluarga Gelael memperluas bisnis ke sektor makanan, termasuk melalui PT Fast Food Indonesia yang mengelola KFC di Indonesia, serta usaha Swensen's dan produk makanan.
- Setelah Dick Gelael wafat pada 2014, Elisabeth sebagai komisaris utama dan Ricardo sebagai direktur melanjutkan pengelolaan; pada 2024, Gelael mengoperasikan 10 gerai.
Nama Gelael Supermarket sudah cukup lama dikenal dalam sejarah bisnis ritel modern di Indonesia. Jaringan supermarket ini merupakan salah satu pemain yang ikut memperkenalkan konsep berbelanja dengan suasana lebih nyaman dan pilihan produk yang beragam. Di balik perjalanan bisnis tersebut terdapat keluarga Gelael yang telah menjalankan usaha secara lintas generasi.
Bisnis ini bermula dari toko sederhana sebelum berkembang menjadi jaringan supermarket di berbagai wilayah Indonesia. Keluarga Gelael juga memperluas kiprahnya ke sektor makanan dan restoran cepat saji. Lantas, siapa pemilik supermarket Gelael dan bagaimana perjalanan bisnis keluarga tersebut? Simak ulasannya berikut ini.
1. Dick Gelael merintis bisnis supermarket dari toko sederhana

Gelael Supermarket (bugismakassareats.com) Pembahasan mengenai siapa pemilik supermarket Gelael tidak bisa dipisahkan dari sosok Dick Gelael sebagai pendirinya. Dick memulai cikal bakal bisnis tersebut pada 1957 bersama istrinya, Elisabeth Gelael, di Jalan Falatehan, Jakarta. Pada masa awal, tempat usaha itu masih berupa toko sederhana dan belum berbentuk jaringan supermarket seperti yang dikenal kemudian.
Sebelum mengembangkan toko, Dick juga menjalankan usaha pengantaran barang berdasarkan pesanan pelanggan. Pengalaman tersebut membuatnya memahami kebutuhan konsumen sekaligus melihat peluang untuk menyediakan tempat belanja yang lebih praktis. Ketika jumlah pelanggan bertambah, ia mulai mengembangkan tokonya dengan konsep yang lebih menyerupai supermarket modern.
2. Keluarga Gelael memperluas usaha ke sektor makanan

Gelael Supermarket (facebook.com/@Gelael-Timika) Perkembangan bisnis Gelael tidak berhenti pada usaha supermarket. Dick kemudian memperluas kegiatan bisnisnya ke bidang makanan dan restoran cepat saji melalui sejumlah perusahaan. Salah satu yang paling dikenal adalah PT Fast Food Indonesia, perusahaan yang mengelola bisnis KFC di Indonesia dan memiliki keterkaitan dengan keluarga Gelael.
Selain bisnis restoran cepat saji, Dick juga pernah mengembangkan usaha lain seperti Swensen's dan produk makanan. Ekspansi tersebut memperlihatkan bahwa keluarga Gelael tidak hanya mengandalkan bisnis ritel untuk menjalankan kegiatan usahanya. Berbagai lini bisnis itu menjadi bagian dari perjalanan panjang kelompok usaha yang dibangun Dick sejak pertengahan abad ke-20.
3. Setelah Dick wafat, pengelolaan bisnis dilanjutkan generasi berikutnya

Gelael Supermarket - Indotim Makassar (google.com/maps) Dick Gelael meninggal dunia pada 4 September 2014. Setelah itu, bisnis yang telah dibangunnya diteruskan oleh keluarga, termasuk Elisabeth Gelael dan putra mereka, Ricardo Gelael. Dalam struktur PT Gelael Supermarket, Elisabeth tercatat sebagai komisaris utama, sedangkan Ricardo menjabat sebagai direktur.
Ricardo Gelael juga dikenal sebagai ayah dari pembalap Indonesia, Sean Gelael. Keterlibatan Ricardo menunjukkan adanya kesinambungan pengelolaan bisnis keluarga dari generasi pertama ke generasi berikutnya. Dengan demikian, ketika membahas pemilik Gelael Supermarket, nama keluarga Gelael tetap menjadi bagian penting dalam memahami siapa yang berada di balik perusahaan tersebut.
4. Gelael tetap beroperasi meski jumlah gerainya berubah

Gelael Supermarket - Indotim Makassar (google.com/maps) Gelael Supermarket pernah mengalami masa ekspansi dan membuka gerai di sejumlah daerah di Indonesia. Sejak awal, konsep yang ditawarkan menyasar konsumen yang menginginkan tempat belanja bersih, nyaman, serta menyediakan produk berkualitas, termasuk barang impor. Posisi tersebut membuat Gelael dikenal sebagai salah satu supermarket yang menyasar segmen menengah hingga atas.
Dalam perkembangannya, jumlah gerai Gelael tidak lagi sebanyak pada periode ekspansi sebelumnya. Berdasarkan data 2024 dalam referensi, Gelael masih mengoperasikan 10 gerai yang tersebar di Jakarta, Semarang, Batam, Bandar Lampung, Makassar, Gorontalo, Manado, Jayapura, dan Timika. Keberadaan gerai-gerai tersebut menunjukkan bahwa bisnis yang dirintis Dick Gelael sejak 1957 masih bertahan dan menjadi bagian dari sejarah panjang industri ritel Indonesia.
Gelael Supermarket pada dasarnya merupakan bisnis keluarga yang berawal dari usaha Dick Gelael dan Elisabeth Gelael. Setelah Dick meninggal dunia, pengelolaan bisnis dilanjutkan oleh generasi berikutnya, termasuk Ricardo Gelael yang berperan sebagai direktur. Perjalanan tersebut membuat nama keluarga Gelael tetap melekat dengan salah satu jaringan supermarket yang memiliki sejarah panjang di Indonesia.





















