TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Menaker: Anggaran Subsidi Upah bagi Buruh Naik Rp37,7 Triliun

Jumlah penerima manfaat subsidi naik hingga 15,7 juta orang

IDN Times/Teatrika Handiko Putri

Jakarta, IDN Times - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, anggaran untuk program subsidi upah bagi buruh yang dicanangkan oleh pemerintah naik menjadi Rp37,7 triliun dari sebelumnya hanya sebesar Rp33,1 triliun.

Ida menjelaskan, hal itu disebabkan karena adanya kenaikan jumlah penerima manfaat subsidi upah yang telah disepakati oleh kementerian dan lembaga terkait berdasarkan hasil rapat bersama.

Baca Juga: Skema Upah di Omnibus Law Dikritik, Satgas Klaim Tidak Rugikan Buruh 

1. Jumlah penerima manfaat subsidi upah naik hingga 15,7 juta orang

Ratusan buruh lakukan aksi di depan kantor DPRD Sumut, guna menyampaikan rasa kecewa rekan buruh yang menjadi tersangka saat membuat laporan penganiayaan (Dok. Istimewa)

Subsidi upah bagi buruh adalah program pemerintah dalam rangka mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional akibat pandemik COVID-19.

“Kami sepakat jumlah calon penerima ditingkatkan menjadi 15.725.232 orang dari yang semula hanya 13.87.496 orang. Dengan demikian maka anggaran bantuan pemerintah untuk subsidi upah ini mengalami kenaikan menjadi Rp37,7 triliun dari yang semula Rp33,1 trilun,” kata Ida saat konferensi pers soal program bantuan subsidi upah yang dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (10/8/2020).

2. Program bantuan subsidi sebagai apresiasi pemerintah kepada pekerja

IDN Times/Debbie Sutrisno

Nantinya, Kementerian Ketenagakerjaan akan bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk menyalurkan bantuan subsidi tersebut. Sebab, data penerima manfaat diambil dari peserta aktif milik BPJS Ketenagakerjaan hingga 30 Juni 2020.

“(Program subsidi) untuk memberikan apresiasi kepada para pekerja atau buruh yang sudah terdaftar dan aktif membayar iuran BPJS Ketenagkerjaan, dan ini dimaksutkan sebagai momentum untuk meningkatkan kepesertaan Jamsostek sebagai bagian dari upaya transformasi menuju Indonesia maju,” ujar Ida.

Baca Juga: Kadin: Efek Subsidi Gaji di Bawah Rp5 Juta Gak Bakal Langsung Terasa

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya