Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ASN WFH, Jumlah Penumpang LRT Jabodebek Turun 10 Persen
Potret LRT Jabodebek (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)
  • Kebijakan WFH bagi ASN pada 10 April 2026 menyebabkan penurunan jumlah penumpang LRT Jabodebek sekitar 10 persen dibandingkan hari sebelumnya.
  • Penurunan paling terasa di stasiun sekitar kawasan perkantoran seperti Kuningan, Setiabudi, Rasuna Said, Cikoko, dan Pancoran yang biasanya ramai saat jam sibuk.
  • Meskipun terjadi penurunan pengguna, KAI tetap mengoperasikan 430 perjalanan harian dengan layanan penuh demi menjaga kenyamanan dan keselamatan penumpang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
9 April 2026

Jumlah pengguna LRT Jabodebek mencapai 118.505 orang pada hari Kamis sebelum kebijakan WFH ASN diberlakukan.

10 April 2026

Kebijakan WFH bagi ASN mulai berlaku dan jumlah penumpang LRT Jabodebek turun menjadi 106.301 orang atau berkurang sekitar 10 persen dibandingkan hari sebelumnya. KAI tetap mengoperasikan 430 perjalanan dengan pola operasional hari kerja.

11 April 2026

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menjelaskan bahwa penurunan volume pengguna merupakan dampak langsung dari kebijakan WFH ASN dan menegaskan layanan tetap berjalan optimal.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Jumlah penumpang LRT Jabodebek menurun sekitar 10 persen akibat kebijakan Work From Home (WFH) bagi aparatur sipil negara yang mulai berlaku pada Jumat, 10 April 2026.
  • Who?
    Penurunan ini melibatkan pengguna LRT Jabodebek, khususnya pegawai ASN, serta pihak KAI dan manajemen LRT Jabodebek yang diwakili oleh Manager Public Relation Radhitya Mardika.
  • Where?
    Penurunan terjadi di sejumlah stasiun kawasan perkantoran Jakarta seperti Kuningan, Setiabudi, Rasuna Said, Cikoko, Pancoran, dan Dukuh Atas.
  • When?
    Kondisi ini tercatat pada Jumat, 10 April 2026, dibandingkan dengan hari sebelumnya Kamis, 9 April 2026.
  • Why?
    Kebijakan WFH bagi ASN menyebabkan berkurangnya mobilitas pekerja menuju kantor sehingga berdampak langsung pada jumlah pengguna transportasi umum LRT Jabodebek.
  • How?
    Meskipun terjadi penurunan penumpang sebanyak lebih dari 12 ribu orang, KAI tetap mengoperasikan 430 perjalanan per hari dengan pola operasional hari kerja dan menyiagakan seluruh fasilitas serta petugas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Hari Jumat banyak pegawai negeri kerja di rumah, jadi orang yang naik LRT Jabodebek jadi lebih sedikit. Katanya turun sepuluh persen dari hari Kamis. Stasiun dekat kantor seperti Kuningan dan Rasuna Said jadi sepi. Tapi kereta masih jalan banyak, ada petugas juga, biar orang yang naik tetap aman dan nyaman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun kebijakan WFH bagi ASN menyebabkan penurunan jumlah penumpang LRT Jabodebek, situasi ini menunjukkan ketangguhan dan komitmen KAI dalam menjaga kualitas layanan. Dengan tetap mengoperasikan 430 perjalanan per hari serta menyiagakan seluruh fasilitas dan petugas, KAI menegaskan prioritasnya pada keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi mobilitas masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Kebijakan Work From Home (WFH) atau kerja dari rumah bagi aparatur sipil negara (ASN) yang berlaku pada Jumat (10/4/2026), berdampak pada penurunan jumlah penumpang LRT Jabodebek, terutama di stasiun yang terletak di kawasan perkantoran dan titik integrasi antarmoda.

Data menunjukkan, pada Jumat KAI melayani 106.301 pengguna. Angka tersebut menyusut sebanyak 12.204 orang atau sekitar 10 persen dibandingkan hari sebelumnya, Kamis (9/4/2026), yang mencapai 118.505 pengguna.

1. Penurunan terjadi di stasiun sekitar kantor pemerintahan

Potret LRT Jabodebek (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

Stasiun yang mengalami penyusutan jumlah penumpang adalah stasiun yang berdekatan dengan area perkantoran pemerintah, mencakup Stasiun Kuningan, Setiabudi, Rasuna Said, Cikoko, hingga Pancoran.

"Penurunan volume pengguna LRT Jabodebek ini merupakan dampak langsung dari kebijakan kerja WFH bagi ASN, khususnya pada jam sibuk," kata Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/4/2026).

2. KAI tetap operasikan 430 perjalanan per hari

Penumpang LRT Jabodebek yang menikmati diskon tarif flat Rp5 ribu di hari terakhir promosinya, Sabtu (30/9/2023). (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Meski terjadi penurunan jumlah penumpang, Radhitya memastikan layanan LRT Jabodebek tetap berjalan optimal. Pihak KAI tetap menggunakan pola operasional hari kerja (weekday) dengan total 430 perjalanan pada Jumat.

Dia menegaskan, seluruh fasilitas dan petugas tetap disiagakan penuh demi kenyamanan pengguna. KAI berkomitmen menjaga efisiensi, ketepatan waktu, serta aspek keselamatan dalam mendukung mobilitas masyarakat.

“KAI akan terus hadir mendukung mobilitas masyarakat, dan memastikan setiap perjalanan LRT Jabodebek mengedepankan aspek keselamatan serta kenyamanan bagi seluruh pengguna,” ujar Radhitya.

3. Rincian stasiun dengan penurunan pengguna tertinggi

Potret pintu LRT Jabodebek (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

Beberapa stasiun mencatatkan penurunan volume penumpang yang cukup kontras antara Kamis (9/4/2026) dan Jumat (10/4/2026), di antaranya:

  • Stasiun Kuningan: Turun 2.246 pengguna dari 12.530 menjadi 10.284

  • Stasiun Dukuh Atas: Turun 1.095 pengguna dari 16.954 menjadi 15.859.

  • Stasiun Rasuna Said: Turun 1.052 pengguna dari 7.621 menjadi 6.659.

  • Stasiun Cikoko: Turun 970 pengguna dari 9.475 menjadi 8.505.

  • Stasiun Setiabudi: Turun 886 pengguna dari 5.204 menjadi 4.318.

  • Stasiun Pancoran: Turun 634 pengguna dari 7.241 menjadi 6.607.

Editorial Team