Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Emas Antam Naik Rp25 Ribu, Dibanderol Rp2,79 Juta per Gram

Emas Antam Naik Rp25 Ribu, Dibanderol Rp2,79 Juta per Gram
Etalase yang memajang imitasi emas antam di Toko Butik Emas Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Intinya Sih
  • Harga emas Antam naik Rp25 ribu menjadi Rp2,799 juta per gram, sementara harga buyback ikut naik Rp30 ribu ke level Rp2,609 juta per gram.
  • Penjualan kembali emas di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan tiga persen bagi yang tidak memiliki NPWP.
  • Emas dianggap investasi jangka panjang yang stabil dan cocok untuk diversifikasi portofolio, terutama bagi investor konservatif karena risikonya lebih rendah dibanding saham atau properti.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam naik Rp25 ribu per gram pada Sabtu (30/5/2026). Dengan demikian, harga emas Antam hari ini dibanderol Rp2,799 juta per gram.

Berdasarkan data situs logammulia.com, harga buyback juga naik Rp30 ribu sehingga dibanderol Rp2609 juta per gram. Harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Adapun besarannya 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan tiga persen untuk yang tidak memegang NPWP.

1. Rincian harga emas Antam

Berikut harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain:

Harga emas 0,5 gram: Rp1,449,5 juta

Harga emas 1 gram: Rp2,79 juta

Harga emas 2 gram: Rp5,538 juta

Harga emas 3 gram: Rp8,28 juta

Harga emas 5 gram: Rp13,7 juta

Harga emas 10 gram: Rp27,48 juta

Harga emas 25 gram: Rp68,58 juta

Harga emas 50 gram: Rp137,09 juta

Harga emas 100 gram: Rp274,112 juta

Harga emas 250 gram: Rp685,01 juta

Harga emas 500 gram: Rp1,35l6miliar

Harga emas 1.000 gram: Rp2,73 miliar

2. Emas jadi investasi yang cenderung naik untuk jangka panjang

Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega, karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar lima hingga 15 persen dari port.

3. Investasi emas sering digunakan untuk investor konservatif

Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.

Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!

Share Article
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari

Related Articles

See More