BeeX Gandeng Shopee-Lazada, Bidik Kebiasaan Baru Cek Cashback

- BeeX membidik kebiasaan baru konsumen untuk mengecek cashback sebelum checkout, dengan menghubungkan pengguna ke Shopee, TikTok Shop, dan Lazada.
- Sejak diluncurkan pada Agustus 2026, BeeX mengklaim meraih lebih dari 500 ribu pengguna dalam sebulan; pengguna memasukkan tautan produk untuk melihat cashback tersedia.
- BeeX memperluas ekosistem melalui lebih dari 50 mitra brand dan skema reward, sambil menekankan cashback untuk transaksi rutin yang telah direncanakan, bukan mendorong belanja lebih banyak.
Jakarta, IDN Times - Platform cashback BeeX melihat perubahan kebiasaan masyarakat dalam berbelanja online. Konsumen yang sebelumnya terbiasa membandingkan harga dan berburu promo kini mulai mempertimbangkan cashback sebelum menyelesaikan transaksi.
Peluang tersebut coba digarap BeeX dengan menghubungkan pengguna ke sejumlah platform e-commerce, seperti Shopee, TikTok Shop, dan Lazada.
Chief Marketing Officer BeeX, Stella, mengatakan perusahaan melihat peluang untuk menjadikan cashback sebagai bagian dari kebiasaan belanja konsumen, bukan sekadar bonus saat ada kampanye promosi.
"Konsumen sudah terbiasa mencari harga terbaik dan promo terbaik. Sekarang kami ingin menambahkan satu kebiasaan baru: sebelum checkout, cek dulu apakah ada cashback yang bisa didapatkan," ujar Stella.
1. Telah memiliki lebih dari 500 ribu pengguna

Platform cashback BeeX melihat perubahan kebiasaan masyarakat dalam berbelanja online. (Dok/Istimewa). Sejak diluncurkan pada Agustus 2026, BeeX mengklaim telah mencatat lebih dari 500 ribu pengguna dalam satu bulan. Pertumbuhan tersebut menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperluas penggunaan platform cashback dalam transaksi sehari-hari.
Dalam mekanismenya, pengguna dapat memilih produk yang ingin dibeli, kemudian menyalin tautan produk dari platform e-commerce dan memasukkannya ke BeeX untuk melihat cashback yang tersedia.
"Setelah transaksi diverifikasi sesuai ketentuan program, pengguna dapat memantau cashback dan reward melalui akun BeeX. Besaran cashback, produk yang memenuhi syarat, periode promosi, hingga mekanisme pencairan mengikuti ketentuan masing-masing program," ujar Stella.
2. Perluas ekosistem dan terhubung dengan berbagai platform

ilustrasi akun Adakami sudah tidak tertaut ke e-commerce (pexels.com/AS Photography) Stella menjelaskan untuk menopang pertumbuhan pengguna, BeeX juga memperluas ekosistem dengan menggandeng berbagai platform dan brand. Saat ini, BeeX terhubung dengan Shopee, TikTok Shop, dan Lazada serta memiliki lebih dari 50 mitra brand. Brand yang tersedia mencakup sejumlah kategori, mulai dari kecantikan, fashion, gadget, rumah tangga, makanan hingga kebutuhan keluarga.
Chief Commercial Officer BeeX, Henry, menjelaskan perluasan pilihan produk menjadi salah satu fokus perusahaan agar cashback tetap relevan dengan kebutuhan konsumen.
"Cashback hanya akan menjadi menarik kalau pilihan produknya juga relevan. Karena itu, dari sisi commercial kami terus memperluas kerja sama dengan platform dan brand," kata Henry.
Menurut dia, BeeX ingin mempertemukan konsumen, brand, dan platform e-commerce dalam satu ekosistem. Konsumen mendapatkan nilai tambahan dari transaksi, sementara brand memiliki kanal untuk menjangkau calon pembeli.
Selain cashback transaksi, BeeX juga mengembangkan skema reward lain, termasuk referral dan aktivitas pengguna. Ekosistem Seahub Media yang mendukung BeeX disebut telah mencakup lebih dari 3.000 kreator dan 50 lebih mitra brand.
3. Cashback tidak harus dikaitkan dnegan periode promo besar

ilustrasi e-commerce (pexels.com/@negativespace/) BeeX menilai cashback tidak harus selalu dikaitkan dengan periode promosi besar. Transaksi rutin seperti membeli produk fashion, skincare, kebutuhan rumah tangga, maupun produk lifestyle juga dapat memberikan cashback selama memenuhi ketentuan program.
Stella menegaskan, BeeX tidak ingin mendorong konsumen untuk meningkatkan frekuensi belanja. Sebaliknya, platform tersebut ingin membantu konsumen memperoleh manfaat tambahan dari transaksi yang memang sudah direncanakan.
"Kami tidak ingin mengajarkan orang untuk belanja lebih banyak. Kami ingin membantu mereka mendapatkan lebih banyak value dari belanja yang memang sudah mereka lakukan," kata Stella.
Karena itu, BeeX membidik terbentuknya kebiasaan baru sebelum konsumen menyelesaikan transaksi, yakni mengecek ketersediaan cashback sebelum checkout.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)














![[WANSUS] Buka Wisata di Hutan, Bukan cuma Soal Cuan!](https://image.idntimes.com/post/20260930/img_2704_515bf8b5-91ee-438e-9979-2c6796cff7bd_watermarked_idntimes-2.jpeg)





