Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Begini Peluang Produk Perdagangan Berjangka di Tengah Ketidakpastian
Direktur Utama PT Dupoin Futures Indonesia, Gunawan. (Dok. Dupoin Futures)
  • Perdagangan berjangka dinilai sebagai alternatif investasi yang bisa digunakan untuk lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global, terutama pada produk seperti emas.
  • PT Dupoin Futures Indonesia aktif mengedukasi masyarakat melalui ajang seperti PRJ 2026 agar lebih memahami manfaat, risiko, dan mekanisme perdagangan berjangka secara sederhana dan interaktif.
  • Masyarakat diimbau memeriksa legalitas pialang serta memastikan perlindungan dana nasabah agar transaksi tercatat sesuai regulasi dan meningkatkan kepercayaan terhadap industri perdagangan berjangka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Di tengah ketidakpastian ekonomi global, masyarakat perlu memahami berbagai instrumen investasi dan perdagangan yang tersedia. Salah satu instrumen yang kerap menjadi perhatian saat kondisi ekonomi bergejolak adalah perdagangan berjangka (futures trading).

Direktur Utama PT Dupoin Futures Indonesia, Gunawan mengatakan instrumen tersebut memiliki karakteristik yang berbeda dengan sejumlah instrumen investasi lainnya karena sebagian produk yang diperdagangkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana lindung nilai (hedging).

"Ketika ekonomi dunia sedang melambat atau menghadapi tekanan, tidak semua instrumen mengalami penurunan. Produk-produk di perdagangan berjangka seperti emas justru sering menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga nilai asetnya. Karena itu penting bagi masyarakat untuk memahami bagaimana instrumen ini bekerja agar dapat mengambil keputusan yang lebih bijak," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (16/6/2026).

Perkembangan teknologi juga memudahkan masyarakat untuk memantau kondisi pasar dan ekonomi global. Pihaknya saat ini telah menyediakan informasi pasar secara real time, termasuk data pergerakan harga, indikator ekonomi, dan alat analisis yang dapat membantu pengguna mengikuti perkembangan pasar dari satu aplikasi.

"Jadi cukup melalui satu aplikasi yang ada di genggaman, masyarakat dapat memantau kondisi ekonomi dan pergerakan pasar yang sedang terjadi di berbagai belahan dunia," ujar dia.

1. Mengenal perdagangan berjangka sebagai alternatif instrumen investasi

ilustrasi kontrak perdagangan berjangka (pixabay.com/Aymanejed)

Meningkatnya kebutuhan akan diversifikasi investasi membuat masyarakat mulai mencari berbagai pilihan instrumen keuangan di luar saham dan aset kripto. Salah satunya adalah perdagangan berjangka yang dalam beberapa tahun terakhir semakin banyak diperkenalkan kepada masyarakat.

Di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, peningkatan literasi keuangan menjadi faktor penting agar masyarakat memahami manfaat, mekanisme, serta risiko yang melekat pada setiap instrumen investasi.

Berbagai lembaga dan pelaku industri pun mulai memperluas kegiatan edukasi kepada masyarakat. Gunawan mengatakan salah satunya dilakukan melalui keikutsertaan dalam Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026.

"Selama ini masyarakat lebih banyak mengenal saham dan kripto, sementara perdagangan berjangka belum begitu populer. Karena itu kami hadir di PRJ untuk membuka ruang edukasi yang lebih dekat, lebih sederhana, dan mudah dipahami oleh masyarakat dari berbagai kalangan," ujar Gunawan.

2. Pentingnya edukasi keuangan yang menjangkau masyarakat luas

ilustrasi seorang pria sedang melakukan perencanaan keuangan (pexels.com/www.kaboompics.com)

Edukasi mengenai instrumen keuangan dinilai perlu menjangkau kelompok masyarakat yang lebih beragam, termasuk mereka yang belum memiliki pengetahuan dasar mengenai perdagangan berjangka.

Ajang yang dikunjungi berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pekerja, hingga pelaku usaha, dapat menjadi sarana untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai pilihan instrumen keuangan yang tersedia.

"Kami tidak hanya ingin bertemu dengan mereka yang sudah mengenal industri ini. Justru target kami adalah masyarakat awam yang belum memahami apa itu perdagangan berjangka. PRJ menjadi sarana yang tepat karena pengunjungnya sangat beragam, mulai dari pelajar, pekerja, hingga pelaku usaha," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, pengunjung dapat mengikuti sejumlah aktivitas interaktif dan sesi konsultasi yang dikemas dalam format yang lebih ringan. Pendekatan ini digunakan untuk membantu masyarakat mengenal konsep dasar perdagangan berjangka tanpa harus berhadapan dengan istilah-istilah teknis yang kerap dianggap rumit.

Melalui berbagai permainan dan diskusi langsung, pengunjung memperoleh kesempatan untuk memahami cara kerja perdagangan berjangka serta berbagai aspek yang perlu diperhatikan sebelum terlibat dalam aktivitas tersebut.

3. Cek legalitas dan pahami mekanisme perlindungan dana

ilustrasi para profesional bisnis memeriksa dokumen keuangan (pexels.com/Yan Krukau)

Selain memahami potensi dan risiko investasi, masyarakat juga perlu memperhatikan aspek legalitas sebelum melakukan transaksi di industri perdagangan berjangka. Salah satu hal yang perlu diperiksa adalah status perizinan perusahaan pialang.

"Tujuan kami sederhana, yakni meningkatkan literasi keuangan sehingga generasi muda memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai berbagai instrumen keuangan yang legal dan teregulasi," ujar Gunawan.

Sistem tersebut dirancang untuk memisahkan dana nasabah dari dana operasional perusahaan. Selain itu, transaksi juga harus tercatat dalam sistem yang berada dalam pengawasan lembaga terkait sehingga dapat ditelusuri sesuai ketentuan yang berlaku.

"Karena itu masyarakat perlu aktif mengecek dan memastikan transaksi yang dilakukan benar-benar tercatat sesuai ketentuan. Transparansi dan keamanan dana nasabah menjadi hal yang sangat penting dalam industri ini," paparnya.

Upaya peningkatan literasi keuangan juga terus dilakukan melalui berbagai program edukasi di daerah maupun perguruan tinggi. Hal itu diharapkan dapat membantu masyarakat, termasuk generasi muda, memahami berbagai instrumen keuangan yang legal dan teregulasi sehingga dapat mengambil keputusan keuangan yang lebih terinformasi.

Editorial Team

Related Article