ilustrasi cara daftar shopee mall (pexels.com/Pavel Danilyuk)
Setelah memastikan persyaratan dan dokumen sudah lengkap, kamu bisa mulai melakukan proses pendaftaran Shopee Mall. Berikut langkah-langkah yang perlu diperhatikan agar pengajuan dapat berjalan lebih mudah dan sesuai ketentuan.
1. Tentukan toko dan hubungannya dengan merek yang dijual
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menentukan posisi toko terhadap merek yang dijual. Tokomu dapat berstatus sebagai:
2. Pastikan toko telah memenuhi persyaratan operasional
Sebelum mengajukan ke Shopee Mall, pastikan toko sudah memenuhi standar operasional yang ditentukan oleh Shopee. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu kamu perhatikan:
Memiliki minimal 10 produk aktif.
Jumlah produk pre-order kurang dari 5%.
Memiliki setidaknya satu toko fisik, website, atau toko di marketplace lain selain Shopee.
Menjual produk original atau asli.
Tidak melanggar kebijakan Shopee.
Mengelola pesanan dan pelayanan pelanggan dengan baik.
3. Siapkan semua dokumen yang dibutuhkan dalam satu folder
Sebelum mendaftarkan tokomu ke Shopee Mall, kamu perlu menyiapkan beberapa dokumen yang diperlukan dalam satu file untuk memudahkan pengecekan. Berikut adalah dokumen yang dibutuhkan:
Identitas pemilik bisnis.
Akta dan dokumen perusahaan.
NPWP dan NIB.
Sertifikat atau bukti pendaftaran merek.
Surat distributor atau surat penunjukan.
Invoice dan purchase order.
Izin peredaran produk.
Data rekening perusahaan.
4. Memeriksa kembali kesesuaian data yang akan dikirim
Sebelum mengirimkan pendaftaran ke Shopee Mall, pastikan seluruh informasi yang tercantum pada dokumen sudah sesuai satu sama lain. Kesalahan kecil pada nama, alamat, atau informasi bisnis dapat membuat proses verifikasi menjadi lebih lama.
5. Ajukan pendaftaran Shopee Mall
Setelah seluruh persyaratan dan dokumen sudah kamu siapkan, barulah kamu dapat mengajukan pendaftaran melalui kanal resmi Shopee. Pastikan seluruh informasi yang diisi sudah lengkap dan sesuai dengan dokumen agar proses verifikasi dapat berjalan lebih lancar.
6. Lakukan perbaikan jika ada permintaan dari Shopee
Dalam proses verifikasi, pihak Shopee bisa saja meminta penjual untuk memperbaiki atau melengkapi dokumen tertentu, tetapi hal ini tidak selalu berarti pengajuan ditolak, melainkan diperlukan agar data yang diberikan sesuai dengan ketentuan. Berikut adalah beberapa masalah yang sering ditemukan:
Nama toko tidak sesuai dengan nama merek yang terdaftar.
Masa berlaku surat penunjukan sudah habis.
Surat distributor tidak menjelaskan wilayah penjualan dengan jelas.
Invoice tidak menunjukkan asal produk dengan jelas.
Izin produk tidak sesuai dengan barang yang dijual.
Lampiran dokumen buram atau terpotong.
7. Optimalkan toko setelah berhasil bergabung sebagai Shopee Mall
Setelah berhasil menjadi bagian dari Shopee Mall, kamu tetap perlu menjaga kualitas toko sesuai dengan standar yang ditetapkan. Pastikan tampilan produk, pelayanan pelanggan, serta pengelolaan pesanan tetap optimal agar kepercayaan pembeli dapat terus meningkat.