Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cek Fakta: Waspada Surat Panggilan Seleksi Palsu Atas Nama Pertamina
Surat panggilan seleksi palsu atas nama Pertamina. (Instagram/Pertamina)
  • PT Pertamina (Persero) menegaskan surat panggilan seleksi kerja yang beredar di media sosial adalah palsu dan menandainya dengan cap “HOAX” di unggahan resmi Instagram perusahaan.
  • Surat palsu tersebut mencantumkan daftar nama calon karyawan, jadwal tes di Jakarta Pusat, serta instruksi reservasi tiket bagi peserta dari luar kota dengan batas waktu tertentu.
  • Modus penipuan dilakukan lewat konfirmasi kehadiran via WhatsApp dan mencatut nama pejabat Pertamina untuk meminta pembayaran tiket dengan janji penggantian biaya setelah tes.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Pertamina (Persero) mengklarifikasi beredarnya surat panggilan tes seleksi calon karyawan palsu yang mengatasnamakan perusahaan.

Dalam unggahan resmi di media sosialnya, Pertamina menyematkan stempel merah bertuliskan "HOAX" pada surat yang mencatut jadwal seleksi pads 2 hingga 4 Maret 2026 di Jakarta Pusat tersebut.

"Informasi resmi hanya di recruitment.pertamina.com," tulis Pertamina dalam unggahan di Instagram resminya, dikutip Senin (2/3/2026).

1. Berisi daftar nama calon karyawan dan instruksi reservasi tiket

Surat panggilan seleksi palsu atas nama Pertamina. (Instagram/Pertamina)

​Dalam unggahan tersebut, terlihat sebuah dokumen yang mencantumkan daftar 40 nama calon karyawan PT Pertamina (Persero) lengkap dengan nomor peserta dan asal kotanya. Dokumen palsu tersebut menyebutkan para peserta dijadwalkan mengikuti tes di Jakarta Pusat dan dibagi ke dalam beberapa ruangan berbeda.

​Selain daftar nama, surat tersebut juga memuat instruksi yang mewajibkan peserta dari luar kota untuk melakukan reservasi tiket paling lambat pukul 22.15 WIB pada hari yang sama.

2. Menggunakan modus konfirmasi kehadiran melalui WhatsApp

Surat panggilan seleksi palsu atas nama Pertamina. (Instagram/Pertamina)

​Dalam dokumen palsu tersebut, pelaku penipuan meminta para calon karyawan untuk melakukan konfirmasi kesediaan mengikuti proses interview melalui pesan WhatsApp ke nomor +62 822-2133-3836.

Peserta diminta mengirimkan pesan dengan format "PERTAMINA - NAMA - HADIR/TIDAK" yang ditujukan kepada pihak yang mengatasnamakan Ketua Tim Recruitment PT Pertamina (Persero).

​Selain itu, surat hoaks tersebut mencantumkan berbagai persyaratan yang tidak lazim, seperti kewajiban membawa bukti pembayaran tiket dari admin grup untuk proses penggantian biaya (reimbursement).

3. Mencatut nama pejabat dan mewajibkan reservasi tiket segera

Surat panggilan seleksi palsu atas nama Pertamina. (Instagram/Pertamina)

​Dokumen palsu tersebut mencatut nama Drs. H. Muhammad Rahman, M. M sebagai Ketua Tim Recruitment PT Pertamina (Persero) untuk meyakinkan korbannya. Dalam surat tersebut, terdapat instruksi khusus bagi peserta yang berasal dari luar kota untuk segera melakukan reservasi tiket transportasi dan registrasi kartu peserta melalui pihak yang diklaim sebagai agen perjalanan resmi.

​Peserta diminta menghubungi nomor WhatsApp tercantum atas nama Hendra Setiawan, M. Ak untuk mengurus keberangkatan. Modus ini mewajibkan peserta membayar biaya tiket terlebih dahulu dengan janji penggantian biaya (reimbursement) setelah tiba di lokasi tes.

Editorial Team