Saat situasi ekonomi turun, masyarakat kerap melakukan trading down atau downgrade, yakni beralih ke pilihan yang lebih murah, mencari promosi, atau mengurangi pengeluaran pada kategori tertentu. Perubahan ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pelaku bisnis. Sebab, konsumen kini semakin mempertanyakan apakah harga yang mereka bayar benar-benar sepadan dengan manfaat yang diterima.
Dalam laporan Deloitte, sekitar 4 dari 10 konsumen Amerika Serikat dalam surveinya masuk kategori value seekers, yaitu konsumen yang cenderung sadar biaya, mencari penawaran, atau melakukan trade-down. Deloitte juga menemukan bahwa persepsi nilai konsumen tidak hanya ditentukan oleh harga. Sebanyak 40 persen persepsi terhadap nilai sebuah merek dapat berasal dari faktor selain harga, seperti kualitas dan pengalaman. Lantas, apa saja dampaknya bagi bisnis? Simak penjelasan berikut ini!
