Danantara Belum Diminta Setor Dividen Rp120 Triliun ke Negara

Danantara belum memiliki kewajiban menyerahkan dividen kepada pemerintah karena keputusan setoran berada di tangan pemerintah.
Dana yang dikelola Danantara digunakan untuk sejumlah proyek, termasuk hilirisasi dan pembukaan lapangan pekerjaan.
Rencana setoran dividen Rp120 triliun akan dibahas kembali bersama Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Jakarta, IDN Times - Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Dony Oskaria mengatakan, belum ada kewajiban bagi Danantara untuk menyerahkan dividen kepada pemerintah.
Menurut Dony, keputusan mengenai setoran dividen tersebut berada di tangan pemerintah. Hingga saat ini, belum ada ketentuan yang mewajibkan Danantara menyerahkan dividen.
"Itu kan call-nya di pemerintah. Sampai sejauh ini belum ada ya, dan rasanya nggak ya," katanya kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
1. Danantara garap banyak proyek termasuk hilirisasi

ilustrasi investasi (pexels.com/Markus Winkler) Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) itu mengatakan dana yang dikelola Danantara digunakan untuk membangun sejumlah proyek, termasuk hilirisasi. Pengembangan proyek juga ditujukan untuk membuka lapangan pekerjaan.
"Karena kan kita mau membangun banyak project hilirisasi dan lain sebagainya membuka lapangan pekerjaan," ujar dia.
2. Wacana setoran dividen sebelumnya disampaikan Purbaya

Menteri Keuangan 2025-2026 Purbaya Yudhi Sadewa. (IDN Times/Trio Hamdani) Purbaya Yudhi Sadewa saat masih menjabat Menteri Keuangan (Menkeu) mengatakan, Danantara akan menyetorkan dividen sebesar Rp120 triliun kepada pemerintah pada tahun ini. Dia mengatakan, besaran dividen tersebut telah diputuskan oleh Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah kini tinggal menunggu pelaksanaan transfer dana dari Danantara.
"Sudah dibahas, sudah dipastikan. Tinggal ditentukan kapan dia mau ngirim itu saja, sekitar Rp120 triliun. Itu yang diputuskan oleh Presiden," ujar Purbaya di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (28/8).
3. Danantara siap bahas bersama Menkeu baru

Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Perkasa Roeslani di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/6/2026). (IDN Times/Trio Hamdani) Setelah Purbaya dicopot, Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, rencana setoran dividen Rp120 triliun ke kas negara akan kembali dibahas bersama Suahasil Nazara yang dilantik sebagai menkeu.
Rosan mengatakan dirinya dan Suahasil segera bertemu untuk membahas sejumlah hal terkait Danantara, termasuk di antaranya rencana setoran dividen ke kas negara.
"Dengan Prof Suahasil, kita kan, kan ada beberapa hal yang nanti kami duduk dengan Profesor Suahasil. Ya semuanya akan kita diskusikan gitu ya. Rencananya juga akan segera bertemu," katanya kepada jurnalis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















