Jakarta, IDN Times - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menyebut lebih dari 100 badan usaha milik negara (BUMN) non-core telah dilepas kepada pihak swasta untuk dikelola. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi BUMN yang dilakukan Danantara untuk memfokuskan perusahaan negara pada bisnis inti.
Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria mengatakan, BUMN yang dilepas merupakan perusahaan yang bergerak di sektor yang dinilai bukan menjadi kompetensi utama BUMN. Menurut dia, pengelolaan sektor tersebut akan lebih optimal jika diserahkan kepada pihak swasta.
“Dalam transformasi BUMN ini sudah lebih dari 100 perusahaan BUMN yang non-core kita lepas kepada swasta. Mungkin swasta akan lebih bagus mengelola itu daripada BUMN,” kata Dony di Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2026).
