- PT Kawasan Industri Medan (KIM)
- PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW)
- PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN)
- PT Kawasan Industri Makassar (KIMA)
- PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER)
- PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP)
- PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
Danantara Luncurkan Holding BUMN Manajemen Investasi Bulan Ini

- Danantara Indonesia akan meluncurkan Holding BUMN Manajemen Investasi bulan ini, menggabungkan perusahaan MI milik Bank Mandiri, BNI, BRI, dan PNM di bawah induk Danareksa.
- Danareksa memisahkan bisnis kawasan industrinya untuk membentuk holding baru yang menaungi tujuh kawasan industri seperti KIM, KIW, KBN, dan KITB.
- Bisnis sekuritas Danareksa akan dikonsolidasikan dengan Mandiri Sekuritas dan BNI Sekuritas sehingga hanya tersisa dua entitas sekuritas besar di ekosistem BUMN.
Jakarta, IDN Times - Danantara Indonesia akan meluncurkan Holding BUMN (Badan Usaha Milik Negara) baru bulan ini. Holding yang dimaksud adalah gabungan dari perusahaan manajemen investasi (MI) di ekosistem BUMN.
Saat ini, sebagian besar perusahaan MI BUMN masuk dalam grup Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara) seperti Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Namun, ada juga perusahaan MI di bawah PT Danareksa (Persero) yang merupakan Holding BUMN Spesialis Transformasi.
“(Konsolidasi) MI-MI bulan ini,” kata Dony usai rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Senin (8/6/2026).
1. Danareksa jadi Holding MI BUMN

Dony menjelaskan Danareksa akan menjadi induk atau holding dari konsolidasi MI BUMN. Saat ini, Badan Pengaturan (BP) BUMN dan Danantara Indonesia sudah melakukan spin-off bisnis Danareksa di luar MI tersebut.
“Spin-off daripada Danareksa sudah beres,” ucap Dony.
Dengan demikian, PT Mandiri Manajemen Investasi, PT BRI Manajemen Investasi, PT BNI Asset Manajemen, dan PT PNM Investment Manajemen akan tergabung dalam Holding Danareksa tersebut.
2. Bisnis kawasan industri Danareksa bakal punya holding baru

Danareksa sendiri merupakan BUMN yang memiliki empat klaster bisnis, yakni sub-klaster kawasan industri, sub-klaster jasa keuangan, sub-klaster konstruksi, dan sub-klaster media dan teknologi.
Di sub-klaster kawasan industri, Danareksa memiliki tujuh anak usaha, sebagai berikut:
Dony sebelumnya mengatakan, bisnis kawasan industri akan dipisahkan (spin-off) dari Danareksa, dan akan dibentuk holding baru.
“Ada holding baru yang khusus mengurusi seluruh kawasan kita. Kawasan, hari ini RUPS. Hari ini jadi terbentuknya holding kawasan. Danareksa sudah gak ada lagi,” kata Dony di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (25/5/2026).
3. Spin-off bisnis sekuritas juga dilakukan

Pada sub-klaster jasa keuangan, Danareksa juga memiliki perusahaan sekuritas, yakni PT BRI-Danareksa Sekuritas.
Nantinya, anak bisnis sekuritas Danareksa akan bergabung dengan Mandiri Sekuritas dan/atau BNI Sekuritas.
“Sekuritas nanti jadi dua, satu Mandiri Sekuritas, satu BNI Sekuritas,” kata Dony.

















