Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dasco Panggil Himbara Bahas Saham, Masyarakat Diminta Tak Khawatir

Dasco Panggil Himbara Bahas Saham, Masyarakat Diminta Tak Khawatir
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendukung ketentuan kuota 30 persen caleg perempuan. (IDN Times/Amir Faisol).
Intinya Sih
  • Sufmi Dasco Ahmad memanggil Himbara dan sejumlah pejabat BUMN ke DPR untuk membahas kinerja bank-bank milik negara di tengah kondisi ekonomi global.
  • Hasil pertemuan menunjukkan fundamental perbankan nasional masih kuat, dengan pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga sekitar 20–30 persen serta rasio kredit bermasalah di bawah 2 persen.
  • Dasco menilai situasi ini menjadi momentum tepat bagi pemerintah dan investor untuk mempertimbangkan pembelian kembali saham atau buyback di pasar modal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memanggil Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara) ke DPR RI untuk membahas kinerja emiten bank BUMN.

Dalam pertemuan itu, Dasco mengundang Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi; Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, Dony Oskaria; Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, Putrama Wahju Setyawan; Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Riduan; Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, Hery Gunardi; CEO Indonesia Investment Authority (INA), Oki Ramadhanal Direktur Utama PT TASPEN (Persero), Rony Hanityo Aprianto; dan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito.

Dasco mengatakan, pembahasan berfokus pada kinerja perbankan di situasi perekonomian dunia saat ini.

“Pada hari ini Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia berkoordinasi dan evaluasi terhadap situasi pada saat ini berkaitan dengan situasi perbankan di Tanah Air,” kata Dasco di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Dasco mengatakan, kondisi fundamental perbankan masih baik, bahkan menurutnya perkembangannya sangat bagus.

“Kita kemudian tadi banyak bertukar pikiran mengenai situasi baik dari Himbara maupun perbankan nasional pada saat ini, yang berdasarkan hasil diskusi perkembangannya sangat bagus,” ucap dia.

Dasco menambahkan, Putrama memastikan kinerja Himbara sangat bagus, dilihat dari pertumbuhan kredit di kisaran 20 persen, dana pihak ketiga (DPK) 20-30 persen, begitu juga posisi likuiditas dilihat dari loan-to-deposit ratio (LDR) di kisaran 88 sampai 90 persen.

“Kemudian selain itu juga credit cost juga terjaga, rata-rata NPL ada di bawah kisaran 2 persen,” ucap dia.

Oleh sebab itu, Himbara meminta masyarakat tak khawatir meski ada gejolak global.

“Saat ini kinerja Himbara secara fundamental sangat bagus. Sehingga rasanya tidak perlu ada kekhawatiran, keraguan terhadap kondisi fundamental di bursa,” ujar Putrama.

Menurut Dasco, kondisi saat ini justru menjadi momentum yang tepat untuk melirik peluang pembelian kembali saham atau buyback.

“Kemudian pada saat ini, kita sudah saatnya berdiskusi bagaimana kita kemudian pada kesempatan yang tepat menurut saya, kita kembali buyback atau membeli kembali saham-saham yang sebenarnya di pasar,” tutur Dasco.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati

Related Articles

See More