Delegasi Jerman Kunjungi Fasilitas PLN, Pelajari Integrasi EBT di RI

Delegasi BMZ Jerman mengunjungi pusat pengatur beban PLN UIP2B JAMALI di Depok untuk mempelajari pengelolaan sistem kelistrikan.
Indonesia dan Jerman bertukar pengalaman mengenai tantangan integrasi energi terbarukan ke dalam sistem kelistrikan.
PLN memaparkan Advanced Control Center, perencanaan operasi, serta teknologi forecasting untuk mendukung peningkatan penetrasi EBT.
Jakarta, IDN Times - Federal Ministry for Economic Cooperation and Development (BMZ) Jerman mengunjungi Control Center PT PLN (Persero) Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B JAMALI) di Depok, Jawa Barat.
Kunjungan tersebut membahas pengelolaan sistem kelistrikan Jawa, Madura, dan Bali serta tantangan integrasi energi terbarukan. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Indonesia dan Jerman untuk bertukar pengalaman di sektor ketenagalistrikan.
General Manager PLN UIP2B JAMALI Munawwar Furqan mengatakan, pertukaran pengetahuan tersebut berkaitan dengan kesiapan sistem kelistrikan dalam mengakomodasi pertumbuhan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia.
"Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama Indonesia-Jerman yang telah terjalin," kata Munawwar dalam keterangan tertulis, Rabu (30/9/2026).
1. Delegasi Jerman kunjungi pusat pengatur beban PLN

Ilustrasi tiang listrik. (IDN Times/Teri). Delegasi BMZ dipimpin Director General Asia, Latin America, Middle East, Eastern/South Eastern Europe Christine Toetzke. Kunjungan tersebut juga diikuti perwakilan Kedutaan Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia, Kreditanstalt fur Wiederaufbau (KfW), dan Deutsche Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ).
Dalam pertemuan itu, PLN menjelaskan fungsi UIP2B JAMALI dalam menjaga keseimbangan sistem kelistrikan Jawa, Madura, dan Bali. PLN juga memaparkan pengembangan Advanced Control Center, perencanaan operasi, serta penggunaan teknologi forecasting untuk mendukung peningkatan penetrasi EBT.
“Pertukaran pengetahuan dan pengalaman ini diharapkan dapat mendukung penguatan sistem kelistrikan yang semakin andal, adaptif, dan siap mengakomodasi pertumbuhan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia,” ujar Munawwar.
2. Jerman bahas pengembangan energi terbarukan

PT PLN (Persero) segera mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Hybrid dengan kapasitas 1,3 Mega Wattpeak (MWp) yang terletak di Desa Parak Kecamatan Bontomanai Kabupaten Selayar. (web.pln.co.id) Christine mengatakan, sektor energi menjadi salah satu fokus kerja sama pembangunan Jerman dengan Indonesia, terutama dalam pengembangan energi terbarukan. Dia juga melihat langsung pengelolaan sistem kelistrikan Jawa, Madura, dan Bali dalam kunjungan tersebut.
“Sektor energi merupakan salah satu sektor prioritas dalam kerja sama kami dengan Pemerintah Indonesia, terutama dalam mendukung pengembangan energi terbarukan,” kata Christine.
3. Jerman hadapi tantangan integrasi EBT

ilustrasi PLTS terapung (dok. PLN) Christine mengatakan Jerman juga menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan energi terbarukan ke sistem kelistrikan. Karena itu, kedua negara bertukar pengalaman mengenai pengelolaan sistem listrik dan integrasi EBT.
Sebelum mengunjungi pusat pengatur beban PLN, delegasi Jerman telah melihat penerapan forecasting dan control system di PLTS Terapung Cirata.
"Kami juga tertarik memahami bagaimana pengendalian sistem Jawa, Madura, dan Bali dilakukan serta tantangan dalam mengintegrasikan energi terbarukan, termasuk rencana pengembangan tenaga surya dalam skala besar di Indonesia," ujar dia.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)






















