Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

PLN Icon Plus Garap Bisnis AI dan Sistem Pengelolaan Energi

2 min read
PLN Icon Plus Garap Bisnis AI dan Sistem Pengelolaan Energi
PLN Icon Plus menjalankan bisnis AI dan sistem pengelolaan energi. (Dok. PLN Icon Plus)
  • PLN Icon Plus memperkenalkan teknologi digital dan energi hijau untuk menjawab kebutuhan pelanggan, masyarakat, bisnis, dan industri.

  • Electricity Connect 2026 menjadi ruang untuk memperkenalkan AI, sistem pengelolaan energi, panel surya, serta berbagai solusi energi bersih.

  • PLN Icon Plus berinteraksi dengan pelanggan dan pelaku industri untuk menerima masukan, mengetahui kebutuhan, serta membuka kolaborasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Direktur Utama PLN Icon Plus Chipta Perdana mengatakan teknologi digital dan energi hijau dapat diterapkan secara nyata untuk menjawab kebutuhan pelanggan.

Menurut Chipta, interaksi dengan pelanggan dan pelaku industri menjadi bagian penting untuk mengetahui kebutuhan mereka secara langsung. Hal tersebut disampaikan Chipta dalam rangkaian Electricity Connect 2026 yang berlangsung pada 22–24 September 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.

“Kami ingin menunjukkan bahwa teknologi digital dan energi hijau dapat diterapkan secara nyata untuk menjawab kebutuhan pelanggan. Melalui Electricity Connect, kami juga dapat mendengar langsung kebutuhan pelanggan dan membuka ruang kolaborasi untuk menghadirkan solusi yang tepat,” katanya dalam keterangan tertulis.

  1. 1. Ada AI hingga panel surya

    ilustrasi panel surya
    ilustrasi panel surya (pixabay.com/Tom)

    Dalam kegiatan tersebut, PLN Icon Plus membawa sejumlah teknologi digital dan energi hijau yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat, bisnis, dan industri.

    Untuk teknologi digital, perusahaan membawa AI Corner yang menggunakan robot humanoid Joko Prabuwesi, CCTV Interface, serta sejumlah Energy Management System (EMS) dan sistem digital lainnya. Teknologi tersebut mencakup penggunaan kecerdasan artifisial untuk pengelolaan energi, pemantauan, dan operasional.

    Sementara untuk energi hijau, PLN Icon Plus membawa PV Rooftop beserta inverter, Home Charging Service, dan Smart PJU. Teknologi tersebut berkaitan dengan penggunaan energi bersih, efisiensi energi, dan infrastruktur yang lebih ramah lingkungan.

    Electricity Connect 2026 berlangsung pada 22–24 September 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang. Kegiatan itu diikuti pelaku industri kelistrikan dan energi untuk memperkenalkan perkembangan teknologi, bertukar pengetahuan, dan membuka kolaborasi.

  2. 2. Dorong ekosistem energi hijau

    Ilustrasi lampu yang ditumbuhi tanaman ibarat energi yang ramah lingkungan (vecteezy.com/phoowatry756284)
    Ilustrasi lampu yang ditumbuhi tanaman ibarat energi yang ramah lingkungan (vecteezy.com/phoowatry756284)

    Direktur Niaga dan Pemasaran PLN Icon Plus Joice Lanny Wantania mengatakan Digital Solution dan Green Ecosystem yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut merupakan produk dan portofolio bisnis perusahaan.

    "Digital Solution dan Green Ecosystem yang kami hadirkan pada kegiatan Electricity Connect 2026 ini merupakan produk dan portfolio bisnis yang diharapkan bisa mendorong ekosistem green yang ada di Indonesia". Ujar Joice.

  3. 3. Transformasi sektor ketenagalistrikan

    ilustrasi hemat energi dan ramah lingkungan (pexels.com/@tara-winstead)
    ilustrasi hemat energi dan ramah lingkungan (pexels.com/@tara-winstead)

    Kegiatan tersebut juga bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional. Dalam kesempatan itu, PLN Icon Plus berinteraksi langsung dengan pelanggan untuk menerima masukan dan mengetahui kebutuhan mereka.

    Perusahaan juga mengenalkan sejumlah produk yang berkaitan dengan kebutuhan dan tantangan pelanggan.

    "Sebagai bagian dari PLN Group, PLN Icon Plus terus mengembangkan solusi digital dan energi hijau yang relevan dengan kebutuhan pelanggan serta mendukung transformasi sektor ketenagalistrikan yang berkelanjutan," kata perusahaan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More