Jakarta, IDN Times - Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral, Mari Elka Pangestu membeberkan tiga poin yang harus dilakukan untuk menyempurnakan sistem perdagangan dunia.
Hal itu dia ungkapkan dalam acara Economic Club of Minnesota, di Amerika Serikat (AS), usai menerima penghargaan sebagai Champion of Free Trade Award atau tokoh yang berpengaruh dalam perdagangan bebas.
Salah satu poin yang dia tekankan adalah menghentikan proteksionisme tarif perdagangan. Salah satu bentuk proteksionisme adalah bea masuk. Menurutnya, pengenaan tarif bukanlah cara ampuh untuk meningkatkan daya saing produk suatu negara.
“Kita harus menolak kenyamanan semu proteksionisme. Tarif adalah pajak. Mereka tidak mengembalikan industri yang hilang—melainkan meningkatkan biaya, memicu pembalasan, dan menciptakan ketidakpastian. Daya saing datang dari investasi pada manusia, teknologi, dan infrastruktur,” kata Mari dikutip Jumat, (10/4/2026).
