Mari Elka Pangestu Raih Penghargaan Champion of Free Trade Award

- Mari Elka Pangestu, Wakil Ketua DEN, meraih Champion of Free Trade Award dari Economic Club of Minnesota atas kontribusinya memperluas perdagangan global dan memperkuat kerja sama ekonomi antarnegara.
- Ia menjadi perempuan Asia pertama yang menerima penghargaan tersebut, menandai pengakuan terhadap perspektif Asia di tengah meningkatnya proteksionisme dalam perdagangan bebas dunia.
- Penghargaan Bill Frenzel Champion of Free Trade diberikan sejak 2014 kepada tokoh nasional maupun internasional yang berperan besar dalam mendorong perdagangan bebas dan kemakmuran global.
Jakarta, IDN Times – Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Mari Elka Pangestu, meraih Champion of Free Trade Award atau tokoh yang berpengaruh dalam perdagangan bebas dari Economic Club of Minnesota.
Adapun penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh nasional maupun internasional yang dinilai memiliki peran signifikan, dalam memperluas perdagangan global sekaligus memperkuat kerja sama ekonomi antarnegara.
1. Mari Elka merasa terhormat sekaligus terkejut

Mari Elka mengaku merasa terhormat sekaligus terkejut saat menerima undangan dari dewan klub tersebut beberapa bulan lalu. Ia menyebut sebelumnya tidak familiar dengan organisasi ekonomi yang berbasis di wilayah Midwest Amerika Serikat itu, selain mengetahui kawasan tersebut sebagai lumbung pangan penting di AS.
Ia bercerita telah menempuh perjalanan panjang untuk menerima penghargaan tersebut. "Kami terbang dari Jakarta melalui Singapura, menempuh perjalanan sekitar 18 jam menuju New York, lalu transit ke Minnesota,” ujarnya dikutip, Jumat (10/4/2026).
2. Mari Pangestu jadi perempuan Asia Pertama raih Champion of Free Trade Award

Mari Elka yang juga dikenal sebagai ekonom senior, tercatat sebagai individu Asia pertama sekaligus perempuan Asia pertama yang menerima penghargaan ini. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi semakin bermakna di tengah tantangan perdagangan bebas global yang menghadapi tekanan akibat meningkatnya sentimen proteksionisme di negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat.
Mari Elka menilai keterbukaan kalangan akademisi dan pemikir di AS untuk mendengarkan perspektif dari Asia dan ASEAN, menjadi sinyal positif bagi masa depan kerja sama ekonomi global.
“Perjalanan panjang ini terasa sangat berharga. Kami bersyukur masih ada komunitas di Amerika Serikat yang peduli terhadap perdagangan bebas global dan kerja sama ekonomi internasional,” katanya.
3. Ini Asal-usul penghargaan Bill Frenzel Champion of Free Trade

Dewan Direksi Economic Club of Minnesota mulai memberikan Champion of Free Trade Award pada 2014. Setahun kemudian, untuk menghormati mendiang anggota Kongres AS, Bill Frenzel, nama penghargaan tersebut diubah menjadi Bill Frenzel Champion of Free Trade Award. Penghargaan ini merupakan satu-satunya penghargaan nasional di Amerika Serikat yang diberikan atas kontribusi dalam memperluas perdagangan bebas.
Penghargaan ini diberikan kepada pemimpin dari dalam maupun luar negeri yang memiliki peran besar dalam mendorong perdagangan internasional. Selain itu, penghargaan ini juga menegaskan pentingnya perdagangan bebas bagi kemakmuran dan keamanan global.
Penghargaan ini pertama kali diberikan di Washington, D.C., pada 28 Januari 2014 kepada Bill Frenzel, bertepatan dengan peringatan 20 tahun North American Free Trade Agreement (NAFTA).


















