Jakarta, IDN Times - Prasasti Center for Policy Studies mengungkapkan sekitar 99 persen dari 24 juta perusahaan nonpertanian di Indonesia merupakan usaha mikro dan kecil.
Sementara itu, jumlah perusahaan menengah dan besar masih sangat sedikit, padahal kelompok tersebut memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian dan penyerapan tenaga kerja.
Research Director Prasasti Adhi Nugroho Saputro menjelaskan persoalan tersebut dalam riset bertajuk Missing Graduation yang dibahas dalam Prasasti Indonesia Policy Forum 2026.
"Ini yang kalau economic literature selalu bicara ini adalah fenomena missing middles. Bahkan Indonesia itu juga tergolong negara yang punya jumlah large company perusahaan besarnya sangat sedikit," kata dia di Jakarta, dikutip Rabu (14/10/2026).
Menurut Adhi, sekitar 0,1 persen perusahaan besar di Indonesia berkontribusi sebesar 40 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dan menyerap 55 persen tenaga kerja. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya peran perusahaan besar di tengah struktur usaha yang masih didominasi usaha mikro dan kecil.
