Dikirimi Pesan WA Kenapa Harga BBM Belum Turun, Bahlil: Ampun, Ampun!

Bahlil menerima pesan yang mempertanyakan harga BBM nonsubsidi yang belum turun setelah harga minyak dunia menurun.
Penyesuaian harga BBM membutuhkan jeda sekitar dua minggu karena mengikuti proses dalam rantai pasok.
Pemerintah berupaya menjaga harga BBM subsidi tidak naik hingga 31 Desember 2026.
Jakarta, IDN Times - Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku mendapat pesan WhatsApp (WA) yang mempertanyakan alasan harga bahan bakar minyak (BBM) belum turun meski harga minyak dunia mengalami penurunan.
Bahlil menjelaskan, perubahan harga minyak dunia tidak langsung diikuti penyesuaian harga BBM di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Ada jeda waktu sebelum perubahan harga tersebut tercermin pada harga jual BBM nonsubsidi.
"Saya di-WA-in "Pak, BBM udah turun, kenapa harga belum turun?" Saya bilang, ampun, ampun," kata Bahlil dalam acara HIPPI di Djakarta Theater XXI, Senin (12/10/2026).
1. Penyesuaian harga BBM ada jeda

ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama) Bahlil menjelaskan, perubahan harga minyak tidak langsung berdampak pada harga BBM. Ada jeda sekitar dua minggu sebelum perubahan harga tersebut merambat melalui rantai pasok. Jeda serupa juga berlaku ketika harga minyak naik.
"BBM itu kalau dia turun hari ini, kan dua minggu baru dapat penyesuaian harganya. Begitupun naiknya, kalau dia naik hari ini, belum tentu naik hari ini juga. Dua minggu baru akan penyesuaian," ujar dia.
2. Harga BBM subsidi dijaga tak naik sampai Desember

ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama) Di sisi lain, Bahlil memastikan pemerintah berupaya menjaga harga BBM subsidi agar tidak naik hingga 31 Desember 2026. Dia mengakui menjaga harga BBM subsidi tetap tidak berubah bukan pekerjaan mudah. Meski begitu, pemerintah berupaya mempertahankan harga tersebut demi masyarakat.
"Bagaimana caranya kita jagain untuk tidak naik dan saya janji BBM untuk subsidi tidak akan naik sampai dengan Desember. Ini bukan pekerjaan gampang. Ini pekerjaan waduh berat. Tapi untuk rakyat, kita harus melakukan yang terbaik," tuturnya.
3. Bahlil singgung orang kaya soal BBM subsidi

Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Djakarta Theater XXI, Senin (12/10/2026). (IDN Times/Trio Hamdani) Bahlil juga menyinggung penggunaan BBM subsidi oleh masyarakat mampu. Menurut dia, kelompok masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi seharusnya menggunakan BBM nonsubsidi dengan harga yang mengikuti pasar.
"Nah tapi untuk BBM yang orang kaya ya harus pakai harga pasar," kata mantan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu.





















