Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Grab dan OVO Resmikan Kota Masa Depan di Cirebon untuk Bantu UMKM dan Ekraf
Program Kota Masa Depan #BeraniDigital Resmi Hadir di Cirebon (IDN Times/Cantika Lutfiah)
  • Grab Indonesia, OVO, Kementerian UMKM, dan Pemkot Cirebon meresmikan Program Kota Masa Depan #BeraniDigital di Cirebon, kota ke-18 yang dijangkau sejak program berjalan pada 2021.

  • Peresmian menjadi puncak rangkaian pelatihan empat bulan bagi ratusan UMKM, dengan materi pemanfaatan kanal digital untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kemampuan pemasaran.

  • Peserta pelatihan mencatat kenaikan omzet hingga belasan persen; pengembangan ekosistem UMKM melibatkan sinergi pemerintah, Grab, OVO, OJK, Bank Indonesia, serta roadshow untuk menjangkau pelaku usaha lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2021

Program Kota Masa Depan yang diusung Grab dan OVO mulai berjalan secara berkelanjutan di sejumlah kota.

selama empat bulan

Rangkaian pelatihan bagi ratusan UMKM di Cirebon berlangsung sebelum acara peresmian.

1 Oktober 2026

Grab Indonesia, OVO, Kementerian UMKM RI, dan Pemerintah Kota Cirebon meresmikan Program Kota Masa Depan #BeraniDigital. Cirebon menjadi kota ke-18 dalam program tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Program Kota Masa Depan #BeraniDigital diresmikan di Cirebon untuk mendorong digitalisasi, peningkatan penjualan UMKM, dan peluang pertumbuhan pelaku ekonomi kreatif.
  • Who?
    Grab Indonesia, OVO, Kementerian UMKM RI, Pemerintah Kota Cirebon, ratusan UMKM peserta pelatihan, OJK, dan Bank Indonesia terlibat dalam program tersebut.
  • Where?
    Program diresmikan di Kota Cirebon, Jawa Barat, yang menjadi kota ke-18 dalam pelaksanaan Program Kota Masa Depan Grab dan OVO.
  • When?
    Peresmian berlangsung pada Kamis, 1 Oktober 2026, setelah rangkaian pelatihan digital bagi UMKM berjalan selama empat bulan.
  • Why?
    Program dijalankan untuk mempercepat pemanfaatan teknologi digital oleh UMKM, memperluas pemasaran, meningkatkan penjualan, serta memperkuat ekosistem usaha melalui kolaborasi berbagai lembaga.
  • How?
    Ratusan UMKM mendapat pelatihan pemanfaatan kanal digital dari pemerintah daerah dan pihak terkait. Grab juga akan melanjutkan roadshow untuk menjangkau pelaku usaha dan merchant di Cirebon.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Grab, OVO, Kementerian UMKM, dan Pemerintah Kota Cirebon membuat program #BeraniDigital di Cirebon. Ini kota ke-18 yang ikut. Ratusan usaha kecil belajar memakai teknologi selama empat bulan supaya jualannya lebih banyak. Ada yang uang jualannya naik. Sekarang Grab akan terus mengajak lebih banyak penjual di Cirebon.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Peresmian program di Cirebon menampilkan kolaborasi yang telah berjalan nyata melalui pelatihan empat bulan bagi ratusan UMKM. Pemanfaatan kanal digital yang dibina bersama pemerintah dan berbagai lembaga telah dikaitkan dengan kenaikan omzet hingga belasan persen, memberi gambaran bahwa penguatan keterampilan digital dapat membuka ruang pertumbuhan bagi pelaku usaha lokal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Grab Indonesia dan OVO bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI serta Pemerintah Kota Cirebon meresmikan Kota Masa Depan (Kolaborasi Nyata untuk Masa Depan) #BeraniDigital di Kota Cirebon, Jawa Barat, pada Kamis (1/10/2026).

Program ini merupakan langkah Grab Indonesia dan OVO dalam mendorong akselerasi digital dan peluang pertumbuhan bagi UMKM, serta pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di kota-kota potensial.

Berikut sejumlah hal yang perlu diketahui soal program Kota Masa Depan #BeraniDigital di Cirebon.

1. Cirebon jadi kota ke-18 dalam program Kota Masa Depan

Tirza Munusamy, Chief of Public Affairs Grab Indonesia, Program Kota Masa Depan #BeraniDigital (Dok: IDN Times/Cantika Lutfiah)

Chief of Public Affairs Grab Indonesia, Tirza Munusamy mengatakan Kota Cirebon merupakan kota ke-18 yang menjadi bagian dari program Kota Masa Depan yang diusung Grab dan OVO. Program tersebut telah berjalan sejak 2021 dan dilaksanakan secara berkelanjutan di sejumlah kota.

"Cirebon ini merupakan kota ke-18. Jadi memang ini merupakan program yang berkesinambungan," ujar Tirza.

Dia menyebut, program serupa juga akan kembali dilanjutkan di kota-kota lainnya.

2. Rangkaian peresmian ini merupakan acara puncak

Program Kota Masa Depan #BeraniDigital Resmi Hadir di Cirebon (Dok: IDN Times/Cantika Lutfiah)

Tirza mengatakan, acara peresmian yang sedang berlangsung pada Kamis (1/10/2026) merupakan acara puncak, karena sebelumnya terdapat rangkaian pelatihan yang telah berlangsung selama empat bulan.

“Hari ini juga merupakan puncak karena sebetulnya rangkaian dari pelatihan yang sudah berjalan selama empat bulan,” kata Tirza.

Ia menyebut, ada ratusan UMKM yang ikut terlibat dalam program pelatihan ini yang dibina oleh pemerintah daerah dan juga pihak terkait.

Materi yang diberikan salah satunya berkaitan dengan peningkatan kemampuan UMKM dalam memanfaatkan kanal digital untuk mengembangkan usaha.

3. Pelatihan diharapkan bisa meningkatkan penjualan digital

Tirza Munusamy, Chief of Public Affairs Grab Indonesia, Program Kota Masa Depan #BeraniDigital (Dok: IDN Times/Cantika Lutfiah)

Program Kota Masa Depan ini berfokus pada peningkatan penjualan UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.

Tirza menyebutkan, UMKM yang mengikuti pelatihan peningkatan penjualan digital ini menunjukkan progres yang baik, dengan adanya kenaikan omzet hingga belasan persen.

“Setelah mengikuti pelatihan untuk peningkatan penjualan digital, terlihat juga ada kenaikan omzet sampai belasan persen, Jadi ini yang kami coba untuk upayakan, sehingga UMKM ini akan makin naik kelas,” ujarnya.

4. Pemkot Cirebon mengapresiasi Grab sebagai mitra pemberdayaan UMKM

Dr. Iing Daiman, S.IP, M.Si, Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Cirebon, Program Kota Masa Depan #BeraniDigital (Dok: IDN Times/Cantika Lutfiah)

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman mengapresiasi kolaborasi antara Pemerintah Kota Cirebon, Grab, dan Kementerian UMKM melalui program Kota Masa Depan ini.

Menurutnya, kerja sama tersebut tidak sebatas kegiatan seremonial, tetapi diharapkan memberikan dampak terhadap pemberdayaan UMKM di Kota Cirebon.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan selama ini akan bisa segera terus membangkitkan, memberdayakan UMKM termasuk mitra Grab yang ada,” kata Iing.

Iing menilai, kehadiran Grab turut membantu UMKM dalam mengembangkan pemasaran dan pemanfaatan teknologi digital.

5. Ekosistem UMKM membutuhkan kolaborasi banyak pihak

Program Kota Masa Depan #BeraniDigital Resmi Hadir di Cirebon (Dok: IDN Times/Cantika Lutfiah)

Sebagai penutup, Tirza mengatakan bahwa program Kota Masa Depan di Cirebon tidak hanya melibatkan Grab dan Kementerian UMKM. Dalam kegiatan tersebut juga hadir sejumlah pihak lain, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia.

“Karena memang untuk mengembangkan ekosistem UMKM itu perlu sinergi dari berbagai pihak. Jadi kami hanya salah satu dari banyak sebetulnya yang ada andil,” jelas Tirza.

Grab juga menyatakan akan terus melakukan roadshow untuk menjangkau lebih banyak pelaku usaha dan merchant di Cirebon, yang belum bergabung dalam ekosistemnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article