Comscore Tracker

Erick Thohir Kritik Telkom, Jangan Cuma Jadi Penonton

Telkom dituntut lebih inovatif di era digital saat ini

Jakarta, IDN Times - Perubahan sosial hingga bisnis terus terjadi di era digital saat ini. Khusus untuk para pelaku bisnis, mereka terus melakukan penyesuaian terhadap perubahan zaman. 

Hal itulah yang diharapkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terhadap PT Telkom (Persero). Ia tidak ingin Telkom hanya menjadi penonton tanpa melakukan inovasi bisnis yang sesuai dengan perkembangan zaman. 

"Saya ingin mereka bisa mentransformasi diri dengan yang terjadi di era digital. Tidak hanya jadi penonton," ujar Erick saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR, Jakarta, Kamis (20/2).

1. Erick Thohir menyayangkan potensi Telkom yang tidak bisa dioptimalkan

Erick Thohir Kritik Telkom, Jangan Cuma Jadi PenontonIDN Times / Auriga Agustina

Ia menyayangkan potensi Telkom di bidang jaringan dan data saat ini tidak bisa dioptimalkan dengan baik. Padahal, potensi perseroan bisa membuat mereka memprediksi keinginan masyarakat ke depannya. 

"Sayang sekali database ini diambil asing, padahal database ini the new oil. Dengan data, kita bisa prediksi orang Indonesia mau beli baju merah," tutur dia. 

2. Lecut Telkom agar bisa menjalankan bisnis yang lebih baik

Erick Thohir Kritik Telkom, Jangan Cuma Jadi PenontonSituasi konferensi pers Telkomsel menggelar Festival Poin di OPI Mall Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Baca Juga: Disentil Erick Thohir, Harga Saham Telkom Langsung Melorot

Menurut dia, banyak bisnis yang bisa dijalankan oleh Telkom. Sayangnya, bisnis itu dianggap ketinggalan zaman dengan era digital saat ini. 

"Jadi teknologi harus jadi bagian dari pengembangan bisnis itu sendiri. Karena itu kemarin saya bicara bukan mengecilkan Telkom atau BUMN lain, tapi saya memacu untuk inovasi, bisa mempercepat mengubah bisnis tua ke baru," kata Erick. 

3. Erick Thohir pernah sindir Telkom sebelumnya

Erick Thohir Kritik Telkom, Jangan Cuma Jadi PenontonIDN Times/Reynaldy Wiranata

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyindir perusahaan pelat merah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, yang selama ini pendapatannya lebih banyak berasal dari anak usahanya yakni PT Telekomunikasi Seluler atau yang lebih dikenal dengam Telkomsel.

"Telkom-Telkomsel juga enak, dividen dan revenue Telkomsel digabung (ke Telkom) hampir 70 persen, mending gak ada Telkom. Langsung dimiliki BUMN saja dividennya jelas," katanya

Erick menuturkan pihaknya ingin PT Telkom memperbaiki bisnis mereka, dengan cara memiki base big data sendiri seperti halnya Alibaba.

"Masa cloud-nya dipegang Alicloud (Alibaba Cloud). Masa database kita diambil negara lain?" ujarnya.

Baca Juga: Telkomsel Jauh Lebih Untung, Erick Thohir: Mending Telkom Gak Usah Ada

Topic:

  • Umi Kalsum

Berita Terkini Lainnya