Comscore Tracker

3 Alasan Kenapa Kamu Harus Investasi sejak Muda 

Jangan menyesal di masa tua nanti, ayo berinvestasi!

Jakarta, IDN Times - Dengan berbagai kemudahan seperti sekarang, kamu dapat membeli apapun dengan cepat melalui platform e-commerce atau aplikasi lainnya. Mulai dari makanan, minuman, pakaian, aksesoris dan lainnya.

Tapi sayang banget kalau uang kamu habis untuk hal-hal yang konsumtif saja. Kamu bisa loh mempertimbangkan investasi sejak dini agar mendapatkan kebebasan finansial di masa tua nanti.

Gak perlu khawatir kalau kamu masih sekolah. Kamu bisa mendapat uang dari hasil kerja freelance, jasa desain, online shop, dan sebagainya.

Menurut Head Advisory Finansialku, Robby Christy, salah satu hal yang paling penting dalam perencanaan keuangan adalah investasi. Ini adalah cara untuk melipatgandakan aset.

"Masalahnya, tak sedikit mahasiswa ekonomi yang justru tak paham mengapa mahasiswa harus investasi," kata Robby dalam keterangan tertulis, Minggu (2/5/2021).

Nah ada beberapa alasan mengapa investasi penting, terutama dalam pengelolaan keuangan mahasiswa.

Baca Juga: 5 Hal tentang Investasi Syariah yang Perlu Diketahui Investor Pemula

1. Hidup kita tidak hanya untuk masa kini

3 Alasan Kenapa Kamu Harus Investasi sejak Muda Ilustrasi Harga Saham Naik (Bullish) (IDN Times/Arief Rahmat)

Ada masa depan yang tentunya perlu kita pikirkan. Semakin bertambah umur kita, semakin banyak hal yang perlu dibiayai. Selain itu, situasi saat ini pasti berbeda dengan situasi di masa depan nanti, baik itu dari segi kesehatan kita maupun ekonomi.

"Sebagai mahasiswa, penting untuk memiliki mindset ‘hidup tidak untuk masa kini saja'. Dengan mindset tersebut, kamu akan lebih siap jika sesuatu hal terjadi," kata Robby.

Karena itu, penting untuk mengalokasikan uang yang kamu punya untuk masa depan supaya nilainya dan uang kamu bisa bertumbuh. Caranya, dengan memasukkannya ke produk investasi.

Dengan investasi, secara tidak langsung, kamu menyelamatkan masa depanmu. Keuntungan dari investasi tidak instan. Semakin dini kamu berinvestasi, semakin besar keuntungan yang kamu dapatkan di masa depan nanti.

Robby menyarankan, sebagai permulaan, pilihlah produk investasi yang sesuai dengan kondisi keuanganmu saat ini. Ada produk investasi yang imbalannya rendah, menengah, atau tinggi. High risk, high return.

"Semakin tinggi risikonya, semakin tinggi juga imbalan yang kamu dapatkan. Mahasiswa memang memiliki uang terbatas dan mungkin masih bergantung pada orangtua. Jadi, jangan memaksakan diri. Berinvestasilah sesuai kemampuanmu. Di sini, kamu dituntut untuk bisa mengelola keuangan yang kamu terima dengan lebih cermat," kata Robby.

2. Berinvestasi untuk menghargai kerja kerasmu

3 Alasan Kenapa Kamu Harus Investasi sejak Muda Ilustrasi Investasi (IDN Times/Arief Rahmat)

Seorang mahasiswa harus tau istilah inflasi. Yaitu kenaikan harga secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Misalnya, dulu uang Rp50 ribu cukup untuk membeli bermacam-macam barang kebutuhan. Akan tetapi, sekarang Rp50 ribu hanya bisa cukup membeli satu barang saja.

Pastinya, ada pengaruh inflasi terhadap uang yang kamu miliki. Kenaikan harga barang atau jasa yang kamu beli itu semakin besar, sedangkan uang yang kamu dapat tidak berubah alias segitu-segitu saja. Hal ini berarti jika kamu tidak menginvestasikan uangmu, nilai uangmu akan tergerus inflasi.

"Selain itu, investasi merupakan salah satu bentuk penghargaan bagi dirimu
sendiri. Kamu menghargai kerja kerasmu. Dengan kata lain, kamu sudah bekerja keras untuk belajar ekonomi di perguruan tinggi. Ilmu yang kamu dapatkan tidak sia-sia jika kamu mempraktikkannya," kata Robby.

Baca Juga: 3 Tanda Kamu Latah Berinvestasi Saham, Ini Bahayanya

3. Uang dapat bertumbuh, loh

3 Alasan Kenapa Kamu Harus Investasi sejak Muda Ilustrasi Uang. (IDN Times/Aditya Pratama)

Caranya agar uang kamu bisa tumbuh adalah dengan investasi. Akan tetapi, kamu harus berinvestasi pada produk atau instrumen investasi yang kamu pahami.

Robby menyarankan kamu untuk mempelajari instrumen investasi tersebut, pahami untung dan ruginya. Jika kamu sudah memahami cara mengelola risikonya, kamu akan memperoleh untung.

"Artinya, uang kamu bertumbuh. Jumlahnya tumbuh dibandingkan jumlah uang yang kamu investasikan di awal. Dengan investasi, kamu bukan hanya mempertahankan uang yang kamu miliki, tetapi juga membuat uangnya bertumbuh juga," katanya.

Kata Robby, seringkali, mahasiswa menunda-nunda untuk investasi. Alasannya bermacam-macam, mulai dari belum cukup uangnya sampai berpikir hidup masih panjang dan masih banyak waktu.

"Padahal, sebagai mahasiswa, wajib mengetahui pentingnya investasi dalam mengelola keuangan. Justru, mumpung masih muda. Investasi seharusnya dimulai sedini mungkin. Pasalnya, manfaatnya akan terasa dalam jangka panjang. Dijamin, kamu tidak akan menyesal sudah memulai sedini mungkin," ujarnya menambahkan.

Baca Juga: Lagi Hype, Investasi Bitcoin Halal atau Haram ya?

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya