Comscore Tracker

Empat Ruas Tol Siap Dioperasikan Juni untuk Dukung Pemulihan Ekonomi  

Ada juga jalan tol layang yang ditargetkan segera rampung

Jakarta, IDN Times - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, ada empat ruas tol baru yang siap beroperasi dalam waktu dekat. Keempat tol yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) itu rencananya akan mulai dioperasikan pada akhir Juni 2020.

"Pembangunan infrastruktur terus berjalan dalam masa pandemik COVID-19. Pada Juni 2020, InsyaAllah, bisa diresmikan ruas Banda Aceh—Sigli seksi 4 sepanjang 14 kilometer. Sekarang sedang uji laik fungsi sebagai syarat pengoperasiannya," kata Menteri Basuki dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/5).

Dengan rampungnya seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang akan meningkatkan konektivitas dari Banda Aceh ke Sigli dan sebaliknya dari Sigli - Indrapuri ke Bandara Udara Internasional Sultan Iskandar Muda yang berada di Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar. Total investasi untuk pembangunan ruas tol Banda Aceh—Sigli dengan total panjang 74 km sebanyak enam seksi ini adalah sebesar Rp12,35 triliun dengan biaya konstruksi sebesar Rp8,99 triliun.

Ruas mana lagi yang siap dioperasikan selain Bandah Aceh - Sigli?

1. Ruas tol Pekanbaru—Dumai sepanjang 131 kilometer siap beroperasi tahun ini

Empat Ruas Tol Siap Dioperasikan Juni untuk Dukung Pemulihan Ekonomi  Tol Pekanbaru-Dumai (Dok. Kementerian PUPR)

Ruas tol kedua yang ditargetkan akan beroperasi tahun ini adalah ruas Pekanbaru—Dumai sepanjang 131 kilometer. Saat ini ruas tol tersebut sedang dalam proses uji laik fungsi.

Tol Pekanbaru - Dumai dibangun dengan total biaya investasi Rp16,21 triliun. Tol ini merupakan bagian dari Tol Trans Sumatera sepanjang 2.799,3 km yang membentang dari Lampung hingga Aceh.

Ruas tol yang terbagi menjadi enam seksi ini akan meningkatkan konektivitas Kota Pekanbaru sebagai Ibu Kota Provinsi Riau dengan Kota Dumai sebagai kota pelabuhan dengan industri perminyakan dan agrobisnis yang maju.

"Pada seksi IV Kandis Utara - Duri Selatan, telah disiapkan empat terowongan perlintasan gajah sebagai bentuk harmonisasi infrastruktur dengan alam," kata Basuki.

Baca Juga: Nasib Proyek Ibu Kota Baru di Masa Corona, Basuki: Tergantung Presiden

2. Ruas tol Manado - Kauditan dan ruas tol Balikpapan - Samarinda akan mendukung Kawasan Ekonomi Khusus

Empat Ruas Tol Siap Dioperasikan Juni untuk Dukung Pemulihan Ekonomi  ToL Manado-Bitung (Dok. Kementerian PUPR)

Ruas tol selanjutnya yang siap dioperasikan adalah Manado - Kauditan 21 km bagian dari tol Manado - Bitung. Tol Manado - Bitung merupakan bagian dari PSN yang bertujuan untuk mengurangi biaya logistik yang berasal dari Pelabuhan Internasional Bitung.

Keberadaan tol ini juga akan mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung dan KSPN Manado - Likupang.

Terakhir akan dapat dioperasikan ruas tol Balikpapan - Samarinda (Balsam) seksi 1 dan 5 sepanjang 33 km. Ruas tol ini diharapkan dapat memangkas biaya logistik barang dan jasa dan waktu tempuh antara Balikpapan - Samarinda dari sekitar 3 jam, menjadi 1 jam. Sebelumnya pada 17 Desember 2019 lalu, seksi 2 - 4 Tol Balsam telah diresmikan Presiden Joko "Jokowi" Widodo.

3. Ada juga jalan tol layang yang akan beroperasi

Empat Ruas Tol Siap Dioperasikan Juni untuk Dukung Pemulihan Ekonomi  Pekerja beraktivitas di lokasi proyek jalan tol layang di jalan Andi Pangeran Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin ( 27/4/2020). ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

Basuki juga menargetkan Jalan Tol Layang AP Pettarani Kota Makassar, kemudian Cibitung - Cilincing di JORR dan ruas tol Krian-Legundi-Bunder Manyar di Jawa Timur siap beroperasi di akhir tahun 2020.

"Ada 10 proyek tol yang sudah siap dilelang antara Juni dan Juli 2020 ini. Pertama ruas tol Kulon Progo-Jogja-Solo (76 km) ini proses lelangnya sudah mulai dan tanggal 4 Juni nanti akan proses pemasukan penawarannya, mudah-mudahan sekitar September -Oktober 2020 sudah bisa mulai konstruksinya," ujarnya.

Menteri Basuki mengungkapkan sembilan proyek tol lainnya yang telah disiapkan dan segera memasuki prakualifikasi lelang pada bulan Juni - Juli 2020 adalah jalan tol Cileunyi—Garut—Tasikmalaya atau Cigatas, jalan akses Patimban, Bogor—Serpong via Parung, Sentul Selatan—Karawang Barat, Semarang Harbour, Semanan—Balaraja, tol layang Cikunir—Karawaci, dan tol layang Cikunir—Ulujami, serta proyek sistem transaksi tol non-tunai berbasis multi-lane free flow (MLFF) di sektor jalan tol.

https://www.youtube.com/embed/KbJwV3bVmmE

Baca Juga: Di Tengah COVID-19, Jokowi Terima 245 Usulan Proyek Strategis Nasional

Topic:

  • Santi Dewi

Berita Terkini Lainnya