Jakarta, IDN Times - Dewan Penasehat Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Tutum Rahanta, meminta pemerintah berhati-hati dalam membuat kebijakan, terutama yang berdampak langsung pada penghidupan masyarakat. Salah satunya adalah kebijakan terkait sektor industri tembakau.
Menurutnya, sektor ini melibatkan banyak pihak dari hulu hingga hilir, termasuk pedagang, UMKM, hingga industri besar, yang juga berkontribusi terhadap penerimaan pajak negara.
"Ada jutaan orang dari hulu sampai hilir di ekosistem pertembakauan. Pemerintah juga menikmati pajak-pajak dari ekosistem tembakau ini. Termasuk di sektor perdagangan dan retail," kata Tutum dalam keterangan, Sabtu (18/4/2026).
