Investor kripto perlu menjaga aset digital mereka agar tidak dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Salah satu cara yang banyak digunakan adalah hardware wallet, yaitu perangkat fisik yang menyimpan kunci privat untuk mengakses aset kripto. Perangkat ini dirancang untuk membantu melindungi kunci privat dari ancaman digital, tetapi pengguna tetap perlu memperhatikan keamanan perangkat dan cara penggunaannya.
Pada Oktober 2026, keamanan hardware wallet kripto jadi sorotan setelah muncul laporan mengenai dugaan manipulasi perangkat Ledger yang dijual melalui peritel pihak ketiga. Dalam kasus tersebut, sebuah komponen tambahan diduga dipasang pada perangkat untuk mengambil frasa pemulihan pengguna. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran karena risiko pencurian aset kripto bisa muncul sebelum perangkat sampai ke tangan pembeli.
