Presiden Prabowo Subianto saat berkunjung ke KEK Industropolis Batang (Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)
Direktur Pemasaran dan Pengembangan KEK Industropolis Batang, Indri Septa Respati mengatakan, kawasan tersebut dirancang bukan hanya menyediakan lahan industri siap pakai. KEK Industropolis Batang juga mengintegrasikan sektor industri, logistik, distribusi, hingga pariwisata dalam satu ekosistem.
Selain itu, manajemen KEK Industropolis Batang juga melakukan kunjungan ke Tsukuba Science City untuk mempelajari integrasi kawasan industri, pusat riset, dan hunian modern yang berkelanjutan.
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta menilai, KEK Industropolis Batang punya daya tarik besar bagi investor Jepang karena didukung stabilitas keuangan, kebijakan transaksi mata uang lokal, hingga insentif fiskal yang kompetitif.
“Kombinasi antara kesiapan infrastruktur, dukungan regulasi, dan arah pengembangan industri masa depan menjadikan KEK Industropolis Batang sebagai salah satu kawasan strategis yang potensial untuk mendukung ekspansi industri Jepang di Indonesia,” ujar Filianingsih.