Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kemenkop Jembatani KUR Agar Mudah Diakses Rakyat

Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono dalam acara Semangat Awal Tahun 2026 (SAT 2026). (IDN Times/Herka Yanis)
Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono dalam acara Semangat Awal Tahun 2026 (SAT 2026). (IDN Times/Herka Yanis)
Intinya sih...
  • Kemenkop fokus menjembatani KUR agar mudah diakses rakyat, terutama pelaku UMKM.
  • Kemenkop dorong pelaku UMKM bergabung dan bentuk koperasi untuk memudahkan pembiayaan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Koperasi (Kemenkop) saat ini sedang fokus untuk menjembatani Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan rakyat. Sebab, selama ini KUR tak mudah untuk diakses rakyat terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Hal itu disampaikan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono di acara Semangat Awal Tahun 2026 by IDN Times dalam sesi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Mendorong Pertumbuhan Berkualitas pada Kamis (15/1/2026).

“Pelaku UMKM banyak tidak dapat dana pembiayaan ketika membutuhkan dana. KUR itu namanya doang Kredit Usaha Rakyat, tapi rakyat gak pernah bisa akses. Dia dikucurkan setelah mendapatkan kontrak. Nenek-nenek juga bisa yang jadi problem anak muda sekarang itu mereka butuh pembiayaan awal,” ujar dia.

Oleh karena itu, Kemenkop mendorong agar pelaku UMKM perorangan untuk bergabung dan membuat sebuah koperasi. Hal itu agar Kemenkop bisa membiayai koperasi yang dibentuk UMKM.

“Kementerian Koperasi bisa dampingi, inkubasi, bahkan modalin urus izin, kalau sudah berbentuk koperasi gampang. Pedagang cilok, kalau satu-satu KUR gak sampai, tapi kalau 100 perdagang cilok bergabung bikin koperasi, koperasi ini bisa dibiayain,” ujar dia.

Selain UMKM, Kemenkop juga akan membiayai koperasi pekerja migran. Hal ini untuk memperhatikan pekerja migran dalam melalui proses pembekalan hingga mendapatkan negara penempatan.

“Calon pekerja migran itu butuh biaya dokumen, pelatihan, biaya hidup selama pelatihan. KUR itu tidak sampai situ, akhirnya kita suruh bikin koperasi pekerja migran. Setelah nanti dapat kontrak dari negara penempatan baru bank penyalur KUR join financing dengan kita,” ujar dia.

Namun demikian, Ferry mengaku masih membutuhkan pendekatan strategi komunikasi untuk mengenalkan pembiayaan koperasi melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

“Nah sekarang saya mau buat acara bareng, kalau bisa sama IDN juga kita buat sesi kolaborasi Kemenkop, LPDB dan pelaku UMKM. Jangan-jangan mereka gak ngerti soal modal di awal itu yang oleh KUR skemanya kan harus kontrak dulu baru dicairin, itu problem anak muda kita,” ujarnya.

IDN Times kembali menggelar Semangat Awal Tahun (SAT) 2026 by IDN Times yang menjadi forum diskusi tahunan. Acara ini digelar di IDN HQ, Jakarta Selatan, pada 14-15 Januari 2026.

SAT 2026 by IDN Times menghadirkan sejumlah pemimpin nasional, pengambil kebijakan, pelaku industri, dan tokoh-tokoh inspiratif. Dengan tema 440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo: Menuju Pertumbuhan yang Berkualitas, SAT 2026 dirancang buat menjangkau Milenial dan Gen Z sekaligus menjadi wadah membahas isu-isu berkembang saat ini.

SAT 2026 juga menghadirkan Awarding Session sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh inspiratif melalui penghargaan "Inspiring Newsmaker of The Year 2026".

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deti Mega Purnamasari
EditorDeti Mega Purnamasari
Follow Us

Latest in Business

See More

10 Keterampilan Hidup Hemat yang Harus Dikuasai di Tahun 2026

15 Jan 2026, 15:15 WIBBusiness