Permintaan cip untuk artificial intelligence (AI) menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan industri semikonduktor. Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), produsen chip kontrak terbesar di dunia, ikut menikmati lonjakan kebutuhan tersebut dari perusahaan teknologi global. Pada kuartal III 2026, pendapatan TSMC mencapai rekor baru sebesar NT$1,49 triliun atau sekitar US$46,71 miliar, meningkat 50 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Angka tersebut memperkuat optimisme terhadap bisnis chip AI, tetapi investor masih memiliki sejumlah hal untuk diperhatikan. Laporan keuangan lengkap TSMC pada 15 Oktober 2026 akan memberikan gambaran lebih terperinci tentang keuntungan, permintaan pelanggan, dan prospek bisnis ke depan. Berikut empat faktor yang membuat kinerja TSMC disorot oleh investor di tengah perkembangan industri AI.