Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
MSCI Lanjutkan Pembekuan Saham RI untuk Tinjauan Agustus
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)
  • MSCI memutuskan melanjutkan pembekuan rebalancing saham Indonesia dalam tinjauan indeks Agustus 2026, setelah sebelumnya dilakukan pada Februari 2026.
  • Kebijakan ini mencakup pembekuan peningkatan Foreign Inclusion Factors (FIF) dan Number of Shares (NOS) untuk seluruh saham Indonesia di MSCI Global Investable Market Indexes.
  • MSCI juga menegaskan tidak akan menambah atau menaikkan kelas saham Indonesia di indeks global serta tetap menghapus saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - MSCI Inc merilis pengumuman terbaru terkait nasib saham Indonesia dalam indeks globalnya. Sebagai tindak lanjut dari Market Classification Review yang rilis pada 24 Juni 2026 lalu, MSCI memutuskan tetap melakukan pembekuan rebalancing saham Indonesia dalam tinjauan indeks bulan depan.

Pembekuan melanjutkan rebalancing index yang diumumkan MSCI pada Februari 2026, yang memicu koreksi tajam pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Pembekuan itu berlaku untuk saham Indonesia yang tercatat dalam MSCI Global Investable Market Indexes (GIMI). Adapun kebijakan itu meliputi pembekuan seluruh peningkatan Foreign Inclusion Factors (FIF) dan Number of Shares (NOS).

Lalu, MSCI juga tak akan melakukan penambahan indeks ke dalam MSCI Investable Market Indexes bagi saham Indonesia. Saham Indonesia yang berada di Global Small Cap Index juga tak akan naik kelas ke Global Standard Index.

MSCI juga akan tetap menghapus saham-saham yang teridentifikasi oleh otoritas di Indonesia sebagai High Shareholding Concentration (HSC). MSCI juga akan terus menggunakan data pengungkapan pemegang saham 1 persen untuk menyesuaikan perkiraan saham yang beredar atau free float jika diperlukan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article