Optimalkan AI, Sumber Sinergi Makmur Incar Pertumbuhan Bisnis 2 Digit

- PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) fokus pada implementasi kecerdasan buatan (AI) untuk pertumbuhan bisnis 2 digit.
- AI memungkinkan proses kerja lebih cepat, akurat, dan berbasis data real-time, meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas perusahaan.
- IOTF optimistis AI akan mendongkrak pendapatan dan laba bersih dengan pertumbuhan dobel digit pada 2026, serta tetap menjaga kualitas dan keberlangsungan bisnis.
Jakarta, IDN Times - PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) menyiapkan strategi ambisius dengan memaksimalkan implementasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam operasional bisnisnya.
Emiten teknologi yang fokus pada Internet of Things (IoT) untuk transportasi dan manajemen armada ini optimistis AI akan menjadi pengungkit kinerja bisnis secara signifikan.
"IOTF menyediakan perangkat GPS Tracker serta software as a service (SaaS) untuk pemantauan secara real time armada kendaraan atau aset bernilai. Sejalan dengan perkembangan teknologi global, IOTF telah memanfaatkan AI untuk membantu berbagai aktivitas operasional yang repetitif," ujar Direktur Utama Sumber Sinergi Makmur, Alamsyah dalam keterangan resminya, Selasa (6/1/2026).

Alamsyah menjelaskan, AI memungkinkan proses kerja menjadi lebih cepat, akurat, dan berbasis data real-time. Hal ini membuat tim internal dapat fokus pada aktivitas strategis dan pengembangan bisnis.
Dampak penerapan AI terlihat pada efisiensi operasional dan optimalisasi sumber daya manusia. Saat ini, IOTF mencatat pendapatan per karyawan sekitar Rp2 miliar.
Pada 2026, perusahaan menargetkan peningkatan produktivitas hingga 50 persen dengan sasaran revenue per head count mencapai Rp3 miliar.
“Kami membantu pelanggan menyederhanakan proses bisnis mereka, sebagaimana kami juga menerapkannya di dalam perusahaan kami sendiri,” ujar Alamsyah.

AI IOTF terintegrasi dalam sistem Enterprise Resource Planning (ERP) in-house dengan merek Fox Ledger. Pendekatan ini memberi fleksibilitas dalam pengembangan sistem, kecepatan adaptasi terhadap kebutuhan bisnis, serta kontrol yang lebih baik terhadap keamanan dan tata kelola data.
"Di tengah percepatan adopsi AI di berbagai sektor, Sumber Sinergi Makmur menunjukkan bahwa perusahaan teknologi lokal Indonesia mampu mengimplementasikan AI secara praktis dan terukur, serta menjadikannya sebagai penggerak kinerja dan efisiensi perusahaan," tutur Alamsyah.

Alamsyah menegaskan, IOTF tetap menjaga kualitas dan keberlangsungan bisnis. Hal ini tercermin dalam empat sertifikasi internasional yang dimiliki, yakni ISO 9001:2015, ISO 27001:2013, ISO 20000-1:2018, dan ISO 22301:2019.
Secara kinerja, Alamsyah optimistis AI akan mendongkrak pendapatan dan laba bersih dengan pertumbuhan dobel digit pada 2026.
"Kami membuat target kenaikan sekitar 30 persen. Kami akan menjaga tingkat berlangganan tetap tinggi, dan pastinya menjaga efisiensi melalui AI," ujar dia.



















