Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Profil Sudaryono, Kepala BGN yang Gantikan Nanik S Deyang

Profil Sudaryono, Kepala BGN yang Gantikan Nanik S Deyang
Sudaryono saat menjadi Wamen Pertanian. (IDN Times/Larasati Rey)
Intinya Sih

  • Sudaryono resmi ditunjuk Presiden sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Nanik S. Deyang yang mundur karena sakit jantung, dan pelantikannya digelar di Istana Kepresidenan.
  • Lulusan SMA Taruna Nusantara ini menempuh pendidikan di National Defense Academy of Japan, meraih gelar S2 di Jerman, serta S3 di Institut Pertanian Bogor sebelum berkarier di pemerintahan.
  • Selain aktif di Partai Gerindra dan memimpin Garuda TV, Sudaryono juga menjabat Ketua Umum APPSI serta membantu ribuan pedagang melalui program Warung Juang tanpa bunga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Sudaryono ditunjuk menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menggantikan Nanik S. Deyang. Nanik mengundurkan diri dari jabatannya karena sakit jantung.

Adapun pelantikan Sudaryono yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri (Wamen) Pertanian itu, diagendakan digelar pukul 15.00 WIB di Istana Kepresidenan. Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.

"Sekali lagi, bukan sesuatu yang mudah untuk mencari penggantinya, Bapak Presiden memutuskan pengganti selaku Kepala Badan Gizi Nasional, beliau adalah bapak Sudaryono. Yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Dengan ditunjuk menjadi Kepala BGN, Prasetyo mengungkapkan, Sudaryono saat ini sudah tidak lagi menjabat sebagai Wamen Pertanian.

Sebelum menjabat sebagai Wamen Pertanian, Sudaryono yang dikenal sebagai Mas Dar itu adalah Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah dan asisten pribadi Prabowo Subianto. Dia lahir di Grobogan pada 23 Januari 1985. Di usia 38 tahun, ia menjadi Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah.

Dia dibesarkan di Dukuh Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, merupakan anak dari Yahyo dan Suwarni. Berikut profil lengkap Sudaryono dikutip dari situs web pribadinya:

1. Profil Sudaryono, latar belakang pendidikan

Sudaryono (instagram.com/sudaru_sudaryono)
Sudaryono (instagram.com/sudaru_sudaryono)

Sudaryono lulus dari SD dengan nilai tinggi dan diterima di SMP Negeri 2 Toroh, sekolah favorit di wilayahnya. Kemudian, dia melanjutkan pendidikan di SMA Taruna Nusantara melalui jalur beasiswa, mewakili Grobogan setelah lolos seleksi ketat.

Setelah lulus dari SMA Taruna Nusantara sebagai siswa terbaik, dia melanjutkan studi ke National Defense Academy of Japan dengan program beasiswa. Selama lima tahun di Jepang (2004-2009), dia belajar tentang disiplin dan efisiensi kerja ala Jepang.

Sekembalinya ke Indonesia, Sudaryono melanjutkan pendidikan S2 di Magister Manajemen di Jerman dan S3 di Institut Pertanian Bogor.

2. Karier politik dan profesional Sudaryono

Sudaryono (kanan) saat menjabat Ketua DPD Gerindra Jateng  kala bersama Prabowo Subianto.(IDN Times/Foto : IG@sudaru_sudaryono)
Sudaryono (kanan) saat menjabat Ketua DPD Gerindra Jateng kala bersama Prabowo Subianto.(IDN Times/Foto : IG@sudaru_sudaryono)

Sudaryono melihat perubahan signifikan dalam hidupnya melalui pendidikan. Setelah menyelesaikan studi di Jepang pada 2010, dia kembali ke Indonesia dan menjadi asisten pribadi Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra.

Pada 2020, dia diangkat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Gerindra, sebelum akhirnya terpilih menjadi Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah. Sejak menjabat sebagai Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah pada 18 Oktober 2023, dia aktif melakukan konsolidasi dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di kabupaten/kota, kecamatan, hingga level anak ranting di desa-desa.

Dia memulai karier profesionalnya pada 2014 sebagai Corporate Secretary di Nusantara Energy. Pada 2018, dia diangkat menjadi CEO Garuda TV. Selanjutnya, dia juga menjabat sebagai CEO PT Nusantara Telematics System sejak 2019, dan Chairman PT Sahabat Sejati Sejahtera Farma sejak 2020.

Di bawah kepemimpinannya, Garuda TV mengalami peningkatan penonton sebesar 0,20 persen setiap bulan, mencapai TV Share 0,70 pada Januari 2024. Garuda TV kini menjangkau seluruh wilayah Indonesia, dengan peringkat viewership meningkat dari posisi 33 menjadi 17.

Sudaryono juga fokus pada pendidikan melalui Garuda TV Education dengan tagline "Mencerdaskan kehidupan bangsa dari Sabang sampai Merauke". Program tersebut mencakup Jelajah Ilmu Pengetahuan, Adu Cerdas, dan Program Bantu Sekolah, yang telah membantu 304 sekolah di seluruh Indonesia.

3. Sudaryono aktif di organisasi pedagang pasar

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Sudaryono dibisiki pedagang Pasar Wage Purwokerto. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Sudaryono dibisiki pedagang Pasar Wage Purwokerto. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Sudaryono, juga aktif di kalangan rakyat kecil di seluruh Indonesia. Sejak 2021, dia menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dan Ketua Dewan Pembina Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera).

Melalui organisasi tersebut, dia membantu lebih dari 36 ribu pedagang dengan memberikan solusi utang modal tanpa bunga melalui konsep "Warung Juang," yang diinisiasi bersama Prabowo Subianto pada 2022. Di Jawa Tengah sendiri, lebih dari 7 ribu pedagang telah menerima bantuan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More