Jakarta, IDN Times - Perusahaan teknologi global, Oracle melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) puluhan ribu karyawannya sejak Selasa (31/3/2026) lalu. Tujuan dari layoff tersebut adalah untuk memotong biaya operasional perusahaan.
Para karyawan Oracle dikejutkan dengan notifikasi email yang mendarat di kotak masuk mereka tepat pukul 6 pagi. Email itu berisi sebuah pemberitahuan bahwa karier mereka di Oracle telah berakhir.
Isi email tersebut pun diungkapkan Business Insider dalam artikel yang diunggah pada Selasa (31/3/2026).
"Setelah pertimbangan seksama tentang kebutuhan bisnis Oracle saat ini, kami telah membuat keputusan untuk menghapus peran Anda sebagai bagian dari perubahan organisasi yang lebih luas. Sebagai hasilnya, hari ini adalah hari terakhir Anda bekerja," begitu bunyi email dari Oracle.
