Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemerintah Targetkan Pelaku Ekonomi Digital RI Capai 30 Juta di 2024
IDN Times/Teatrika Handiko Putri

Jakarta, IDN Times - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan bahwa pemerintah ingin pelaku ekonomi digital semakin meningkat. Bahkan, pemerintah menargetkan pada 2024 mendatang, sudah ada 30 juta pelaku UMKM yang memanfaatkan ekonomi digital.

"Kalau berdasarkan data dari Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA) per Mei 2021 itu sudah mencapai 13,7 juta pelaku UMKM yang sudah on boarding di ekosistem digital atau sekitar 21 persen. Dan kita sudah menargetkan tahun 2024, 30 juta," kata Teten dalam keterangan persnya yang disiarkan langsung di channel YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (10/6/2021).

1. Jokowi ingin percepatan digitalisasi ditingkatkan

Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (26/2/2020) (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Teten menambahkan, Presiden Joko "Jokowi" Widodo juga memerintahkan kepada jajarannya agar meningkatkan digitalisasi UMKM. Hal itu guna meningkatkan perekonomian nasional.

"Karena tadi digitalisasi dan digital ekonomi kita itu sangat besar nilainya, dan Pak Presiden tadi memang minta ada percepatan digitalisasi UMKM," ujar Teten.

2. Jokowi minta ada strategi proaktif selama tiga tahun ke depan

Presiden Joko "Jokowi" Widodo (Dok. Biro Pers Sekretariat Negara)

Karena harus adanya percepatan digitalisasi UMKM, Jokowi telah menginstruksikan selama tiga tahun ke depan ini harus ada strategi proaktif. Jokowi juga meminta dilakukannya pendampingan.

"Proaktif jemput bola untuk melakukan pendampingan, kurasi produk, sampai ke SDM-nya, pembiayaan sampai mereka bisa on boarding di E-commerce," ucap Teten.

"Tadi sudah disepekati karena ini lintas sektoral, akan dibentuk PMO, semacam manajemen profesional yang akan mengkoordinasi proses digitalisasi," tambahnya.

3. Mendag sebut ekonomi digital Indonesia akan tumbuh 8 kali lipat

Muhammad Lutfi (ANTARA FOTO/Ismar Patrizki)

Sementara, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyampaikan bahwa ekonomi digital yang sangat baik. Dia mengatakan, pada 2020, ekonomi digital Indonesia menghasilkan 4 persen daro GDP.

"Pada 10 tahun ke depan, 9 tahun ke depan di 2030, pertumbuhan GDP Indonesia akan tumbuh dari Rp15.400 triliun hari ini menjadi Rp24.000 triliun pada tahun 2030," ujar Lutfi.

Dia melanjutkan, pertumbuhan ekonomi digitalnya itu sendiri akan tumbuh 8 kali lipat dari Rp632 triliun menjadi Rp4.531 triliun.

"Di Rp 4.531 triliun tersebut e-commerce akan memerankan peran yang sangat besar yaitu 34 persen atau setara Rp1.900 triliun," ucap dia.

 

Editorial Team

Related Article