Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pernyataan Hawkish Pejabat The Fed Bikin Rupiah Anjlok Pagi Ini

2 min read
Pernyataan Hawkish Pejabat The Fed Bikin Rupiah Anjlok Pagi Ini
ilustrasi rupiah melemah (IDN TImes/Aditya Pratama)
  • Rupiah dibuka di Rp17.877 per dolar AS dan melemah menjadi Rp17.890 per dolar AS pada awal perdagangan Selasa.

  • Tekanan terhadap rupiah dikaitkan dengan pernyataan hawkish pejabat The Fed, Goolsbee, terkait ekspektasi suku bunga AS.

  • Pasar turut mencermati RDG BI besok, sementara rupiah diproyeksikan bergerak pada kisaran Rp17.800-Rp17.900 per dolar AS.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah melemah terhadap dolar AS pada awal perdagangan Selasa (22/9/2026). Mata uang Garuda dibuka di level Rp17.877 per dolar AS pagi ini.

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.08 WIB, rupiah melemah 43 poin atau 0,24 persen ke level Rp17.890 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di posisi Rp17.847 per dolar AS. Pagi ini rupiah bergerak dalam rentang Rp17.873-Rp17.893 per dolar AS.

  1. 1. Pernyataan hawkish pejabat The Fed tekan rupiah

    Pengamat pasar uang Lukman Leong memperkirakan rupiah masih menghadapi tekanan terhadap dolar AS. Menurut dia, tekanan tersebut salah satunya dipicu pernyataan hawkish dari pejabat Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed), Goolsbee.

    Pernyataan hawkish merujuk pada sinyal kebijakan moneter yang cenderung mempertahankan suku bunga pada level tinggi atau menaikkannya.

    "Rupiah diperkirakan masih tertekan terhadap dolar AS menyusul pernyataan hawkish pejabat The Fed, Goolsbee, yang kembali meningkatkan ekspektasi suku bunga AS akan bertahan lebih tinggi," kata dia.

  2. 2. Keputusan RDG BI jadi perhatian pasar

    Selain kebijakan The Fed, pasar juga mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang dijadwalkan berlangsung besok. Lukman memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuannya.

    Kondisi tersebut dinilai belum memberikan tambahan daya tarik bagi aset berdenominasi rupiah, karena selisih imbal hasil instrumen keuangan domestik dengan AS belum cukup untuk mendorong penguatan rupiah.

    "Keputusan RDG BI besok yang diperkirakan mempertahankan suku bunga juga dapat membatasi dukungan terhadap rupiah," ujar Lukman.

  3. 3. Rupiah diproyeksi bergerak menuju Rp17.900

    Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak terbatas sepanjang perdagangan Selasa. Dia memproyeksikan nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp17.800 hingga Rp17.900 per dolar AS.

    Sementara itu, depresiasi atau pelemahan rupiah sejak awal tahun (year-to-date/ytd) tercatat 7,25 persen, dengan rentang pergerakan selama 52 minggu berada di Rp16.515-Rp18.209 per dolar AS.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More