Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pertamina Jajaki Peluang Bisnis Baru di Irak
Ilustrasi sumur minyak. (IDN Times/Arief Rahmat)
  • PIEP menjajaki pengembangan bisnis energi di Irak melalui IRAQ OGEP 2026.

  • Pertamina telah menjalankan kegiatan hulu migas di Irak sejak 2014 melalui PIREP.

  • Forum di Basra mempertemukan lebih dari 300 perusahaan dari 18 negara untuk membahas sektor energi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2014

Pertamina mulai memiliki kegiatan hulu migas di Irak melalui PT Pertamina Irak Eksplorasi Produksi (PIREP). PIREP mengelola partisipasi Pertamina dalam pengembangan West Qurna-1.

24-27 September 2026

IRAQ OGEP 2026 berlangsung di Basra International Fairground, Irak. Forum tersebut diikuti lebih dari 300 perusahaan dari 18 negara.

Senin (5/10/2026)

Direktur Utama PIEP Syamsu Yudha menyampaikan bahwa IRAQ OGEP 2026 menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan dan membuka peluang kolaborasi di sektor energi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    PIEP menjajaki peluang pengembangan bisnis di sektor energi Irak melalui keikutsertaan dalam IRAQ OGEP 2026.
  • Who?
    PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi, PIREP, pemerintah Irak, serta perusahaan energi dan pelaku industri dari berbagai negara.
  • Where?
    Basra International Fairground, Irak.
  • When?
    IRAQ OGEP 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026. Pernyataan Syamsu Yudha dikutip pada Senin (5/10/2026).
  • Why?
    Pertamina ingin memperkuat hubungan dengan pemerintah dan pelaku industri di Irak serta membuka peluang kerja sama di pasar internasional.
  • How?
    Pertamina mengikuti forum, membuka booth yang menampilkan portofolio dan kapabilitas perusahaan, serta membangun komunikasi dengan pemerintah dan pelaku industri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pertamina ikut acara energi di Irak untuk bertemu pemerintah dan perusahaan lain. Pertamina sudah bekerja di sana sejak 2014 lewat PIREP. Acara itu diikuti banyak perusahaan dari berbagai negara. Sekarang Pertamina sedang melihat peluang kerja sama baru di bidang energi dan tetap membangun hubungan dengan orang-orang di Irak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Keikutsertaan Pertamina dalam IRAQ OGEP 2026 memperlihatkan adanya ruang komunikasi antara perusahaan Indonesia, pemerintah Irak, dan pelaku industri global. Pengalaman PIREP sejak 2014 juga memberi dasar bagi Pertamina untuk memperkenalkan kapabilitasnya, membangun hubungan yang lebih luas, dan menilai peluang kerja sama di sektor energi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) menjajaki peluang pengembangan bisnis di sektor energi Irak melalui keikutsertaannya dalam Iraq International Oil, Gas, Energy and Petrochemical Exhibition and Conference 2026 (IRAQ OGEP 2026).

Direktur Utama PIEP Syamsu Yudha mengatakan, forum tersebut menjadi kesempatan bagi Pertamina untuk memperkuat hubungan dengan pemerintah dan pelaku industri di Irak sekaligus membuka peluang kerja sama di pasar internasional.

“Irak merupakan salah satu negara penting dalam portofolio internasional PIEP. Melalui IRAQ OGEP 2026, kami ingin terus memperkuat hubungan dengan pemerintah dan pelaku industri di Irak, sekaligus membuka ruang untuk kolaborasi dan pengembangan bisnis di sektor energi,” katanya, dikutip dari keterangan tertulis, Senin (5/10/2026).

1. Pertamina sudah beroperasi di Irak sejak 2014

Ilustrasi Minyak dan OPEC (IDN Times/Arief Rahmat)

Syamsu mengatakan, pengalaman badan usaha milik negara (BUMN) di sektor minyak dan gas (migas) itu menjalankan bisnis hulu migas di Irak menjadi salah satu modal perusahaan dalam membangun kerja sama dengan mitra strategis.

Pertamina telah memiliki kegiatan hulu migas di Irak sejak 2014 melalui PT Pertamina Irak Eksplorasi Produksi (PIREP). Pengalaman tersebut menjadi bagian dari pengembangan kapabilitas Pertamina di pasar internasional, termasuk dalam menjajaki peluang bisnis di Irak dan pasar global.

Di Irak, PIREP mengelola partisipasi Pertamina dalam pengembangan West Qurna-1 bersama PetroChina, Basra Oil Company, ITOCHU, dan Oil Exploration Company.

"Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan kami dalam membangun kapabilitas internasional dan menjajaki peluang pengembangan bisnis di Irak maupun pasar global," ujar dia.

2. Pemerintah Irak buka kerja sama dengan perusahaan global

Ilustrasi kilang minyak (IDN Times/Arief Rahmat)

Pengembangan sektor energi Irak juga menjadi salah satu pembahasan dalam IRAQ OGEP 2026. Forum tersebut dibuka oleh Wakil Menteri Perminyakan Bidang Gas Irak Izzat Sabir Ismail.

Dalam forum itu, Pemerintah Irak menyampaikan komitmen untuk memperluas kerja sama dengan perusahaan global dan mendorong pengembangan proyek strategis di sektor energi.

Direktur PIREP sekaligus Country Manager Zona-16 PIEP Haris Gunawan mengatakan keikutsertaan Pertamina dalam forum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pengalaman operasional perusahaan sekaligus berkomunikasi dengan pemerintah dan pelaku industri di Irak.

“PIREP telah memiliki pengalaman dan kehadiran di Irak sejak 2014. Forum seperti IRAQ OGEP menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pengalaman tersebut sekaligus membangun komunikasi yang lebih luas dengan pemerintah dan pelaku industri mengenai perkembangan serta peluang di sektor energi Irak,” kata Haris.

3. Diikuti 300 perusahaan dari 18 negara

Ilustrasi minyak (IDN Times/Arief Rahmat)

IRAQ OGEP 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 di Basra International Fairground, Irak. Forum tersebut diikuti lebih dari 300 perusahaan dari 18 negara.

Pemerintah, perusahaan energi, dan pelaku industri dalam forum tersebut membahas perkembangan sektor minyak, gas, energi, dan petrokimia di Irak.

PIEP juga membuka booth Pertamina yang menampilkan portofolio, pengalaman, dan kapabilitas perusahaan di sektor hulu migas. Kehadiran itu diperkuat PT Pertamina Drilling Service Indonesia dan PT Elnusa Tbk sebagai bagian dari ekosistem Subholding Upstream Pertamina di bawah PT Pertamina Hulu Energi.

Keikutsertaan Pertamina dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun hubungan dengan pemerintah, mitra, dan pelaku industri di Irak sekaligus melihat perkembangan industri serta peluang kerja sama yang sesuai dengan strategi bisnisnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article