Jakarta, IDN Times - Dampak krisis energi dan rantai pasokan akibat konflik di Timur Tengah kini mulai berdampak pada rak-rak supermarket di Jepang. Sejumlah produsen makanan ringan terpaksa mengganti kemasan warna-warni mereka dan beralih ke desain monokrom demi menghemat tinta.
Raksasa makanan ringan Jepang, Calbee Inc, memelopori langkah ini dengan meluncurkan produk andalannya, seperti kerupuk udang Kappa Ebisen dan kripik kentang, dalam kemasan hitam-putih di Tokyo sejak 1 Juni 2026. Kemasan baru ini diberi label khusus paket hemat minyak dan tidak lagi menampilkan foto produk, melainkan hanya ilustrasi sederhana.
Secara total, Calbee menerapkan kebijakan tersebut pada 14 produk utamanya untuk memastikan stabilitas pasokan produk. Tinta cetak dan bahan kemasan plastik bergantung pada nafta, bahan baku berbasis minyak bumi yang harganya meningkat dan pasokannya terganggu akibat krisis energi global, dilansir Kyodo News.
