Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Profil Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM Merangkap Menko Hilirisasi
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan lonjakan harga minyak dunia yang melampaui US$100 per barel berpotensi memengaruhi harga BBM nonsubsidi di Indonesia. Foto: CNN Indonesia/Dela Naufalia.

  • Bahlil Lahadalia dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi pada 1 Oktober 2026, sambil tetap menjabat Menteri ESDM.
  • Bahlil berasal dari keluarga kurang mampu, pernah berjualan kue, menjadi kondektur dan sopir angkot, lalu aktif berorganisasi hingga memimpin senat mahasiswa.
  • Sebelum rangkap jabatan, Bahlil pernah memimpin BKPM dan Kementerian Investasi, merintis bisnis lintas sektor, serta menjabat Ketua Umum Golkar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Bahlil Lahadalia diangkat menjadi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Dia rangkap jabatan dengan posisinya saat ini sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Adapun pelantikan Bahlil dilakukan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Bahlil dilantik Presiden Prabowo Subianto Bersama dengan 14 pejabat tinggi lainnya.

Berikut profil Bahlil Lahadalia dan sepak terjangnya selama ini.

1. Bahlil jadi Menteri ESDM rangkap Menko Hilirisasi dan Transisi Energi

Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Bahlil Lahadalia pertama kali menjabat sebagai Menteri ESDM pada era Presiden Joko "Jokowi" Widodo. Dia dilantik menjadi Menteri ESDM di Istana Negara, Jakarta Pusat pada 19 Agustus 2024.

Bahlil menggantikan Arifin Tasrif yang kena reshuffle kabinet. Sementara itu, posisinya di Kementerian Investasi/BKPM digantikan oleh pengusaha dan Ketua Tim Kampanye Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani. 

Kemudian Prabwo kembali mengangkat Bahlil menjadi Menteri ESDM di Kabinet Merah Putih pada Oktober 2024. Selanjutnya, pada 1 Oktober 2026, Bahlil dipercaya untuk rangkap jabatan menjadi Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.

2. Berasal dari keluarga kurang mampu, Bahlil sempat jadi kondektur hingga sopir angkot

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Bahlil lahir dari keluarga kurang mampu yang membuatnya harus berpikir panjang agar bisa membantu kedua orang tuanya. Lantaran keterbatasan ekonomi, Bahlil terpaksa berjualan kue.

Saat mengenyam pendidikan di bangku SMP, dia sempat menjadi kondektur. Sementara saat SMA, ia menjadi sopir angkot. Meski begitu, dia tetap berprestasi dan pernah menjadi ketua OSIS saat di SMA.

Dengan usaha dan kerja keras, anak kedua dari delapan bersaudara itu berhasil masuk Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura, Papua.

Saat masa kuliah, Bahlil aktif berorganisasi. Dia bergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Dengan bekal organisasi tersebut, dia terpilih menjadi ketua senat.

3. Bahlil garap usaha berbagai sektor dari hasil kerja kerasnya

Bahlil Lahadalia (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Kerja keras panjang dalam berbisnis membuahkan hasil. Perusahaan yang dirintisnya, PT Rifa Capital, akhirnya bisa mereguk sukses dan memiliki holding dari 10 perusahaan, di antaranya PT Ganda Nusantara (shipping), PT Pandu Selaras (pertambangan emas), PT MAP Surveilance (pertambangan nikel).

Banyak jenis usaha yang telah digarap Bahlil, mulai dari sektor perkebunan, properti, transportasi, pertambangan, dan konstruksi. Pada Februari 2015 silam, musyawarah nasional Hipmi ke-XV menetapkan Bahlil sebagai ketua umum Hipmi 2015-2019.

4. Sejumlah jabatan Bahlil Lahadalia

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia (IDN Times/Ridwan Aji)

Sebelum menjabat sebagai Menteri ESDM dan Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil menjabat Kepala BKPM. Dia menjadi Menteri Investasi pada 2021 ketika kementerian itu baru dibentuk. Adapun pelantikan penambahan Kementerian Investasi tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 72/P/2021 tentang Pembentukan dan Pengubahan Kementerian serta Pengangkatan beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju Periode 2019-2024.

Dengan demikian, Bahlil rangkap jabatan sebagai Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM. Selain dua jabatan itu, Bahlil juga pernah menjadi Menteri ESDM ad interim pada Februari 2022 lalu saat Arifin Tasrif menjalani isolasi mandiri.

Jabatan lain yang diembannya, yakni Ketua Satgas Percepatan Swasembada Gula dan Bioetanol di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Dia ditunjuk Presiden Jokowi pada 19 April 2024.

Bahlil juga sempat dipercaya menjadi Ketua Satgas Percepatan Investasi Proyek IKN. Dia didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Wakil Ketua I, dan Menteri PUPR sekaligus Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono sebagai Wakil Ketua II.

Selain di pemerintahan, dia juga merupakan Ketua Umum Golkar. Bahlil menggantikan Airlangga Hartarto yang mengundurkan diri dari jabatannya pada Sabtu (10/8/2024).

Curated For You

Editorial Team

Related Article