Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dengan Ketua baru The Fed, Kevin Warsh (kiri) di upacara pelantikan di East Room, White House (Aaron Schwartz/AFP)
Upacara pelantikan Warsh di East Room dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Hakim Mahkamah Agung Clarence Thomas dan Brett Kavanaugh, Ketua DPR Mike Johnson, serta banyak politisi dan pejabat kabinet. Thomas memimpin pengambilan sumpah jabatan Warsh.
Setelah pelantikan, Warsh mengatakan, mendapatkan mendat untuk menjaga stabilitas ekonomi.
"Mandat kami di The Fed adalah menjaga stabilitas harga dan memaksimalkan lapangan kerja," ucapnya, dikutip dari CNBC, Sabtu (23/5).
Dia meyakini, saat The Fed menjalankan tujuan tersebut dengan kebijaksanaan dan kejelasan, independensi dan ketegasan, inflasi bisa lebih rendah, pertumbuhan ekonomi lebih kuat, pendapatan riil masyarakat lebih tinggi, dan Amerika bisa menjadi lebih makmur.
"Tak kalah penting, posisi Amerika di dunia juga akan lebih aman," katanya.
Untuk menjalankan misi tersebut, Warsh menegaskan, akan memimpin The Fed yang berorientasi pada reformasi. Selain itu, belajar dari keberhasilan dan kesalahan masa lalu, serta keluar dari kerangka dan model yang kaku.
"Sekaligus menjaga standar integritas dan kinerja yang jelas," ujarnya.