Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PT INTI Berpotensi Ditutup, Bos Danantara Pastikan Karyawan Tak di-PHK
Dokumen Instagram PT Inti
  • Dony Oskaria menegaskan tidak ada karyawan PT INTI yang akan di-PHK meski perusahaan berpotensi ditutup akibat program konsolidasi BUMN.
  • Saat ini, proses asesmen dan verifikasi terhadap keberlanjutan PT INTI masih berlangsung sebagai bagian dari upaya streamline BUMN.
  • Wacana penutupan PT INTI muncul dalam konteks pengurangan jumlah BUMN dari sekitar 1.400 menjadi hanya 300 perusahaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria memastikan tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi karyawan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau INTI. Kekhawatiran itu mencuat usai kabar perusahaan itu berpotensi ditutup, imbas program konsolidasi (streamlining) BUMN.

“Enggak ada (PHK). Pekerjanya aman. Kan kita udah bilang, kan. Semua Enggak ada yang di-PHK,” ucap Dony di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Saat ini, pihaknya masih melakukan asesmen terkait konsolidasi BUMN yang berimbas pada keberlanjutan PT INTI.

“Sedang dilakukan assessment, Sedang dicek. Sebagaimana yang saya sampaikan mengenai streamline, kan? Selagi dilakukan proses untuk verifikasi semuanya,” ujar Dony.

Adapun wacana penutupan PT INTI diungkapkan oleh Dony kemarin, Jumat (24/5/2026) dalam acara Jogja Financial Festival (Finfest) 2026 di Yogyakarta.

Hal itu dilakukan seiringan dengan upaya pemangkasan jumlah BUMN dari 1.400-an perusahaan, menjadi hanya 300 perusahaan.

"Kalau di Bandung itu ada PT INTI yang sangat terkenal, sekarang menghadapi persoalan, mungkin akan kita tutup juga," tutur Dony.

Editorial Team

Related Article